Gubernur Edy Rahmayadi Dukung Pengembangan Tanaman Herbal di Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi bersama Forkopimda Sumut di Stadion Simangaronsang menyambut kedatangan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan bersama rombongan dalam rangka meninjau Kawasan Food Estate dan Panen Kentang di Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas. (Foto: Istimewa)

HUMBAHAS, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mendampingi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan meninjau pembangunan Taman Sains dan Teknologi Herbal (TSTH) di Desa Aek Nauli, Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan (Humbahas).

Gubernur Edy Rahmayadi mendukung pengembangan tanaman herbal ada di Sumut. Menurutnya tanaman herbal sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Selain manfaat kesehatan, manfaat ekonomi juga akan didapatkan masyarakat, apabila pengembangan herbal tersebut berhasil.

“Tanaman herbal ini cocok dikembangkan di Sumut, mengingat Sumut juga memiliki potensi besar dalam pengembangan bermacam tanaman, ” kata Gubernur, Kamis (2/9).

Baca Juga:  Logistik Sumut Mulai Bangkit, Arus Peti Kemas Tumbuh 5% di Awal 2026

Namun, untuk mewujudkan itu perlu dukungan setiap pihak. Mulai dari pusat hingga daerah.

TSTH, dipaparkannya, berfungsi sebagai tempat budidaya dan pengembangan tanaman herbal. Selain itu, TSTH juga menyediakan bibit unggul hingga pemberdayaan petani lokal.

Saat ini persiapan pembangunan TSTH sudah memasuki proses land clearing atau pembersihan lahan seluas 200ha.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, TSTH dilaksanakan oleh berbagai universitas ternama mulai dari Institut Teknologi Del, Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, dan Institut Pertanian Bogor.

Baca Juga:  Pasar Murah Pertamina Jangkau 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Deli Serdang

“Kita lihat tadi sudah proses masuk land clearing, persiapannya sudah kita lihat bagus, ” ujar Luhut.

Luhut menargetkan bulan Oktober akhir atau November sudah memasuki proses groundbreaking pembangunan TSTH.

Apabila program TSTH berhasil, Sumut akan menjadi percontohan tempat pengembangan tanaman herbal.

“Semua sudah bagus, kalau pertanian ini nanti jalan, akan di copy tempat lain, ” ungkap Luhut. [KM-07]