Sedangkan poin ketiga, JK mendorong Sumut memiliki Islamic Centre yaitu membangun masjid yang memiliki fasilitas lengkap di atas lahan yang cukup luas.
Wapres yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia juga menyambut gembira pembangunan Masjid Agung Medan yang disampaikan panitia pembangunan Masjid Agung Medan dalam kesempatan tersebut.
“Beliau menyambut baik pembangunan Masjid Agung Medan. Wapres menyampaikan keinginannya agar dibangun masjid yang memiliki lahan luas untuk menjadi Islamic Centre. Nanti akan kita cari lokasi yang sesuai semisal di eks Bandara Polonia atau areal lain di sekitar Kota Medan,” ucap Erry.
Erry juga mengatakan, dalam waktu dekat Wapres akan kembali mengunjungi Sumut dalam rangka kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) di Medan.
“Kami berbincang cukup hangat lebih kurang satu jam. Banyak sekali informasi yang kami dapatkan, termasuk kondisi Sumut serta rencana-rencana ke depan. Beliau akan kunjungan kerja kembali di Danau Toba dan peresmian Kantor PMI. Beliau juga menyampaikan dukungan terhadap program pembangunan di Sumatera Utara terutama untuk kepentingan masyarakat luas,” tukas Erry.
Setelah transit selama 1 jam, pesawat kepresidenan lepas landas dari Bandara KNIA menuju Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB.
Kunjungan Wapres Jusuf Kalla beserta delegasi terbatas dalam rangka mengikuti upacara pembukaan Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-11 Tahun 2016 di Mongolia. ASEM dirancang sebagai forum pembicaraan informal antara negara-negara Eropa dan Asia. Pertemuan para menteri berlangsung setiap tahun, sedangkan pertemuan antara Kepala Pemerintahan/Negara (KTT) diadakan setiap dua tahun sejak 1996, dengan tempat saling bergantian antara Eropa dan Asia. [KM-01]













