JAKARTA, KabarMedan.com | Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menanggapi peretasan database yang diduga dilakukan oleh hacker asal Brasil, Son1x. Ia mengatakan saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Bareskrim Polri.
“Nanti updatenya disampaikan, ya. Saat ini tengah ditangani oleh pihak Bareskrim,” ujarnya, Kamis (18/11/2021).
Sebelumnya, Son1x telah mengompilasi informasi rahasia seperti data pribadi serta pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan oleh anggota polri termasuk tiga jenderal tersebut ke dalam sebuah file.
File format text tersebut kemudian ia bagikan dengan judul ‘polrileak’ di akun twitternya sembari menyebutkan bahwa ia telah membobol 28 ribu akses login dan informasi pribadi.
Amatan KabarMedan.com, data yang disebar meliputi nama, pangkat, tempat tanggal lahir, jabatan, satuan kerja, alamat, jenis pelanggaran dan alamat email anggota polri termasuk tiga orang berpangkat Brigadir Jenderal Polisi yakni Birgjen Sutrisno yang bertugas di Kabagdisi Ropal Slog Polri, Brigjen Muhammad Ikhsan di Lemdiklat Polri, dan Brigjen Eriadi di Pati Baharkam Polri.
Son1x mengungkap alasannya melakukan peretasan dan penyebaran data pribadi anggota Polri tersebut.
“Saya melakukan ini karena saya tidak mendukung pemerintah dan bagaimana mereka memperlakukan rakyatnya sendiri, banyak orang Indonesia telah menghubungi saya berbicara tentang situasi kehidupan mereka di Indonesia. Jadi saya mengidentifikasi diri saya dengan mereka dan memutuskan untuk membantu dengan apapun yang saya bisa, jadi ini lah alasan saya melakukan kebocoran ini,” ujarnya dalam file tersebut, dilihat pada Kamis (18/11/2021).
Saat ini akun @son1x666 telah ditangguhkan oleh pihak Twitter. [KM-06]














