Ibadah Haji Dibatalkan Karena COVID-19, MUI Medan Imbau Calon Jemaah Bersabar

Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Foto: Shutterstock

MEDAN, KabarMedan.com | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan mengimbau, para calon jemaah haji yang batal berangkat ke tanah suci tahun 2020 untuk bersabar.

Pasalnya, keputusan berat tidak adanya ibadah haji tahun ini untuk kebaikan bersama.

Demikian dikatakan Ketua MUI Kota Medan, Prof. Dr. Moh. Hatta usai rapat percepatan penanggulangan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kodim 0201/BS Medan, Rabu (3/6/2020).

“Kebijakan pemerintah untuk tidak melaksanakan ibadah haji tahun ini sungguh terasa berat. Jamaah harus bersabar karena ini demi keselamatan seluruh umat di dunia,” katanya.

Ia mengaku, hal yang wajar jika ada masyarakat mengeluh dan kecewa karena sudah bertahun-tahun memimpikan untuk berangkat haji. Ibadah haji, katanya, selalu dihadiri oleh jutaan jemaah dari berbagai negara.

Baca Juga:  Polres Sergai Tegas Berantas Narkoba, Judi, dan Kejahatan Lainnya

“Hal yang wajar karena sudah berharap berangkat haji, tapi tiba-tiba dibatalkan. Saya katakan itu bukan kehendak dari pemerintah tapi ini kehendak seluruh manusia di dunia,” ujarnya.

“Jika disana terjangkit, bisa kita bayangkan ini dapat menyebar ke seluruh dunia. Untuk itu MUI Medan mamberi tausiah, agar masyarakat muslim bersabar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Plt Kanwil Kemenag Sumut, HM David Saragih mengatakannya, sebanyak 8.328 calon Jamaah Haji asal Sumatera Utara dipastikan batal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2020.

Baca Juga:  Selama Libur Sekolah, KAI Divre I Sumut Berangkatkan Lebih Dari 146 Ribu Penumpang

“Totalnya ada 8.328 kuota kita untuk Sumut. Yang sudah melaksanakan pelunasan sebanyak 8.132 calon jemaah, sudah 97 persen lebih,” jelasnya.

Pihaknya sudah mengantisipasi kemungkinan adanya penolakan dari calon jamaah haji yang batal berangkat.

Jika ada masyarakat yang tidak menerima, pihaknya tetap memberikan arahan melalui para ustadz. Jika ada yang kurang puas, lanjutnya, akan dikembalikan pelunasan. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.