Winardi menyebutkan, bantuan ini akan dilakukan transfer selama dua tahap, dan disampaikan langsung melalui kementerian keuangan ke Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan.
“Harapan kami, bantuan ini tidak yang pertama dan terakhir untuk Masjid Agung Medan. Tapi akan ada bantuan berikutnya, dan kami juga akan keliling membantu tempat ibadah lainnya di Sumut,” ujar Winardi.
Winardi menyampaikan, selain dari program Bina Lingkungan, dia juga mengimbau kepada warga Islam Inalum untuk menyalurkan infaq-nya guna mewujudkan pembangunan Masjid Agung Medan, sebagai masjid kebanggaan umat Islam di Sumut.
Lebih lanjut, Winardi menyatakan, pembangunan Masjid Agung Medan dibantu karena posisi PT Inalum berada di Sumut, kemudian Inalum juga merasa perlu ikut membantu pembangunan.
“Saya kira masjid ini akan menjadi kebanggaan warga Sumut, masjid yang memiliki menara 199 meter, mudah-mudahan bisa segera terwujud sesuai dengan waktu yang ditentukan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Abdul Hakim mengatakan, di panitia Pembangunan Masjid Agung Medan ada beragam latar belakang profesi, organisasi dan mazhab. Tapi kami semua bersama untuk mewujudkan Pembangunan Masjid Agung Medan dan bisa selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, yakni pada 2018.
Baca Halaman Selanjutnya













