Infeksi Paru-Paru, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Foto: Ist

JAKARTA, KabarMedan.com | Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) setelah menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat sejak 20 Juni 2022 lalu.

Infeksi paru-paru yang diderita Tjahjo Kumolo membuat dirinya harus dilarikan ke rumah sakit dan membuat aktivitas sehari-harinya terpaksa terhenti.

Putri Pertama Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari menyampaikan permohonan maaf apabila sang ayah melakukan salah selama hidupnya.

“Saya sebagai anak pertama mewakili bapak mohon maaf apabila bapak ada salah selama ini,” ucap Rahajeng di RS Abdi Waluyo, dilansir dari Suara.com, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga:  Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen

Rahajeng menyampaikan bahwa mendiang Tjahjo akan dimandikan di rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

“Habis ini mau disemayamkan di rumah dinas,” katanya.

Setelah dimandikan, jenazah Tjahjo akan disalatkan di masjid yang berada di dalam lingkungan Kantor Kemenpan RB.

Kemudian, mendiang Tjahjo Kumolo akan disemayamkan di kawasan Kalibata atau tempatnya di rumah pribadinya.

“Nanti mungkin setelah Azhar atau setelah disalatkan akan disemayamkan di Kalibata,” ucap Rahajeng.

Ajeng, sapaan akrab Rahajeng menjelaskan selama ayahnya dirawat banyak pejabat negara yang sempat menjenguk di antaranya Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga:  Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

“Ada banyak, Pak Jokowi sudah sempat datang, Prabowo sudah sempat dayang. Kerabat Menteri bapak yang dekat sama bapak. Terakhir semalam Kapolri,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian PAN-RB, Rini Widyantini mengonfirmasi berita duka tersebut.

Rini meminta masyarakat mendoakan almarhum Tjahjo Kumolo.

“Bapak Menteri telah dipanggil Allah SWT pada hari ini pukul 11.00 WIB. Kami mohon doa dari Bapak/Ibu dan rekan-rekan sekalian, semoga beliau diterima di sisi-Nya,” ujar Rini, dalam keterangannya di Jakarta. [KM-07]