MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berang lantaran jalan penghubung Labuhanbatu Utara dengan Toba ke wilayah Parsoburan yang baru selesai dikerjakan diduga rusak.
Hal itu pertama kali diketahui melalui foto yang diunggah oleh sebuah akun. Dalam postingan tersebut, pengunggah mengatakan hal tersebut harus diperhatikan pihak Pemerintah Provinsi, terutama proyek jalan itu disebut-sebut menghabiskan Rp 24 Miliar.
“Untuk Bapak Gubernur Sumatera Utara, mohon lihat mutu proyek yang ada di Dinas Bina Marga Provsu ini, menghabiskan anggaran Rp 24.128.780.000. Jauh lebih baik hasil kerja warga desa yang menggunakan dana desa,” tulis akun tersebut.
Edy Rahmayadi mengaku ia baru mendengar kabar tersebut. Jika hal itu benar, Edy mengatakan ia segera melakukan penindakan.
“Ini akan kita tindak jika benar, nggak ada ampun soal ini,” ujar Edy, Jum’at (5/11/2021).
Sementara itu, Dinas BMBK Sumatera Utara, Bambang Pardede mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah untuk proses koreksi terhadap perusahaan pelaksana.
“Beberapa hal menjadi koreksi, pertama terjadi kerusakan pada pelaksanaan pengaspalan. Kedua, pelaksanaan pekerjaan drainase 200-300 meter kondisi rusak saat pelaksanaan,” ungkapnya.
Bambang mengungkap pihaknya sudah memerintahkan Tim Uji Petik Laboratorium Dinas MBK turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap base sebagai dudukan aspal, kualitas aspal, pelaksanaan drainase sekaligus pengecekan beton. [KM-06]














