Julukan 6 Presiden Indonesia Dirilis, Megawati Sosok Ibu Penegak Konstitusi

JAKARTA, KabarMedan.com | Kementerian Sekretariat Negara melalui akun instagramnya merilis nama-nama julukan terhadap 6 Presiden yang pernah menjabat di Indonesia.

Julukan tersebut diketahui diunggah berdasarkan versi Museum Kepresidenan RI Balai Kirti. Dilihat pada Senin (18/4/2022), pemberian julukan terhadap 6 Presiden yang pernah menjabat itu juga disertakan dengan alasan-alasannya.

1. Soekarno (Bapak Proklamator)
Sosok yang dikenal dengan Bung Karno ini adalah Presiden pertama Indonesia. Ia lahir di Blitar, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901. Bung Karno memiliki peranan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda dan merupakan tokoh yang membacakan naskah proklamai kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

2. Soeharto (Bapak Pembangunan)
Soeharto adalah Presiden ke-2 Republik Indonesia. Ia lahir pada tanggal 8 Juni 1921 di Kemusuk, Yogyakarta. Julukan sebagai Bapak Pembangunan tersemat kepada Soeharto memfokuskan program kerjanya terhadap pembangungan ekonomi dan menciptakan landasan untuk pembangunan yang disebut dengan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).

Baca Juga:  Sistem Kelistrikan Sumatra Berangsur Pulih, PLN Lakukan Penormalan Layanan

3. B.J Habibie (Bapak Teknologi)
Bacharuddin Jusuf Habibie diangkat menjadi Presiden ke-3 Republik Indonesia. Ia lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936.

Sosok yang semasa kecilnya akrab disaba Rudy itu dikenal memiliki kecerdasan luar biasa di bidang teknologi dan industri pesawat terbang.  N250 Gatotkaca merupakan pesawat buatan Indonesia pertama yang digagas oleh BJ Habibie.

4. Abrurrahman Wahid (Bapak Pluralisme)
Abdurrahman Wahid atau yang biasa dikenal dengan Gus Dur merupakan Presiden Indonesia ke-4 yang juga merupakan salah satu Tokoh Muslim Indonesia. Ia lahir di Jombang, Jawa Timur pada tanggal 7 September 1940.

Gus Dur mendapatkan  julukan sebagai Bapak Pluralisme karena memberikan gagasan-gagasan universal mengenai pentingnya menghormati perbedaan sebagai bangsa yang beragam dan lantang dalam membela minoritas. Salah satu buktinya adalah pencabutan peraturan yang melarang kegiatan adat warga Tionghoa secara terbuka seperti Perayaan Imlek.

5. Megawati Soekarno Putri (Ibu Penegak Konstitusi)
Setelah Gus Dur, anak dari Soekarno, Megawati Soekarno Putri menjadi Presiden ke-5 Indonesia. Ia lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947 dan rercatat sebagai presiden wanita pertama.

Baca Juga:  Dukung Asta Cita Pemerintah, Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Megawati merupakan pencetus berdirinya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menyiapkan sistem pemilihan umum (pemilu) pertama kali dimana masyarakat dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden, serta calon legislatif.

6. Susilo Bambang Yudhoyono (Bapak Perdamaian)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lahir di Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949. Berlatar belakang militer, SBY kemudian mengundurkan diri setelah diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi tahun 1999 oleh Gus Dur.

SBY dijuluki sebagai Bapak Perdamaian karena pada masa jabatannya, Indonesia banyak berpartisipasi dalam misi perdamaian dunia, baik ditingkat nasional maupun internasional.

Seperti Perjanjian Perdamaian Aceh melalui Nota Kesepahaman Helsinki, membangun Pusat Perdamaian dan Keamanan atau Indonesia Peace and Security Center (IPSC) [KM-06]