Kasus Covid-19 di Sumut Mulai Terkendali

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar, yang juga Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Sumut, pada acara peresmian tempat Isolasi Terpusat Covid-19 Provinsi Sumut di Asrama Haji Medan, Jalan A.H. Nasution Medan, baru-baru ini. (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut )

MEDAN, KabarMedan.com | Kasus penularan Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) mulai terkendali. Hal ini dibuktikan dengan kasus positif yang terus menurun dan kesembuhan yang terus meningkat setiap waktu.

Hal ini disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Sumut Irman Oemar, Selasa (31/8).

Berdasarkan data per 30 Agustus 2021, kasus konfirmasi positif bertambah 350 kasus, sehingga kasus kumulatif konfirmasi positif di Sumut menjadi 95.512.

Berbeda dibandingkan beberapa waktu lalu dimana penularan yang mencapai 1.000-an kasus per hari.

Kasus konfirmasi sudah berada di bawah angka 1.000 mulai pada 28 Agustus berkurang menjadi 741 kasus dan 29 Agustus berkurang menjadi 653 kasus.

Baca Juga:  Pasar Murah Pertamina Jangkau 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Deli Serdang

Sementara itu, kesembuhan terus meningkat pesat. Per 30 Agustus, kasus sembuh bertambah 1.285 orang.

Sehingga total kumulatif kasus kesembuhan kini mencapai 71.937 orang. Hingga kini kasus aktif di Sumut sebanyak 21.225 orang.

“Ini merupakan hal yang baik, namun kita akan terus berupaya mempertahankan kondisi seperti ini hingga kasus benar-benar melandai terus, ” kata Irman.

Irman menyampaikan Satgas akan terus mengajak masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi. Jika kehidupan ingin normal seperti semula, hal tersebut wajib dilakukan.

Baca Juga:  Pegadaian Gelar Kuliah Umum dan Literasi Keuangan di Universitas Satya Terra Bhineka

“Walaupun melandai, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan, yang paling mudah itu pakai masker, masker adalah yang utama, ” ujar Irman.

Irman juga mengajak tokoh masyarakat, agama, dan tokoh terkemuka lain terus mengajak masyarakat untuk mengimbau penerapan protokol kesehatan.

“Kami tidak bisa melakukan ini sendiri, perlu dukungan yang besar dari banyak pihak seperti tokoh masyarakat, agama dan lain lain, ” tandas Irman. [KM-07]