Kesiapan RSUD Sangat Penting dalam Penanganan Pasien COVID-19

Direktur RSUD Deli Serdang, Hanif Fahri.

MEDAN, KabarMedan.com | Kesiapan rumah sakit umum daerah (RSUD) dinilai sangat diperlukan dalam penanganan pasien COVID-19.

Demikian dikatakan Direktur RSUD Deli Serdang, Hanif Fahri, dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut, Selasa (21/4/2020).

“Peran RSUD sangat dibutuhkan. Hal ini sangat wajar karena kehadiran Pemerintah dalam menangani wabah ini dapat dilihat dari pelayanan RSUD yang ada,” katanya.

Ia mengatakan, sejak 15 Maret silam RSUD Deli Serdang telah menangani pasien COVID-19. Baik itu pasien yang terindikasi positif COVID-19 atau pasien yang ingin memeriksakan diri karena khawatir tertular.

Baca Juga:  PMT Perkuat Budaya Keselamatan Melalui Safety Down di Terminal Kuala Tanjung

“Untuk itu kita perlu persiapkan langkah awal, mulai dari kesiapan alat mau pun SDM-nya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, agar pihak rumah sakit mulai melakukan pemilahan pasien yang datang dengan memperhatikan indikator yang mengarah pada COVID-19.

Kemudian, menyiapkan ruangan isolasi yang berjarak dengan pasien umum agar tidak terkontaminasi, dan terapkan protokol kesehatan ketika mengirim pasien orang dalam pemantauan (ODP) atau pun pasien dalam pengawasan (PDP) ke RSUD.

Untuk tenaga medis yang akan melayani pasien COVID-19, Hanif menyarankan agar RSUD mengandalkan tenaga medis yang berusia muda.

Baca Juga:  Bobby Nasution Dukung Penataan Kota dan Penguatan Pelayanan Publik di Tanjungbalai

“Kita di RSUD Deliserdang melakukan seleksi tenaga medis yang muda, umurnya di bawah 25 tahun dengan melakukan medical check-up sebelum mereka diturunkan langsung menangani pasien, sehingga mereka yang melayani benar-benar siap,” jelasnya.

Hanif juga menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.

“Banyaknya tenaga medis yang terpapar COVID-19 adalah wujud ketidakmampuan kita, kecerobohan kita dan ketidakpahaman kita untuk menggunakan alat pelindung diri,” pungkasnya. [KM-03]