Kinerja Kepala Sekolah di Kota Medan Semakin Progresif

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Medan - Masrul Badri

MEDAN, KabarMedan.com | Kinerja kepala SD, SMP dan UPT di Medan ke depannya akan semakin progresif. Peningkatan kinerja ini disebabkan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) telah disusun berdasarkan indikator-indikator pencapaian yang bisa dilacak setiap saat.

“Kami dari Dinas Pendidikan bersama kepala SD, SMP dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) telah menterjemahkan SKP berdasarkan kebutuhan, ketersediaan sumber daya dan skala ukuran yang semuanya terdokumentasi dengan baik. Dokumen-dokumen ini membuat kinerja kepala sekolah dan UPT bisa setiap saat kami nilai,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Medan, Masrul Badri, dalam acara Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), di Hotel Grand Kanaya, Medan, Selasa (8/3/2016)

Masrul mengatakan selama ini kinerja kepala sekolah diukur dengan DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan). Laporan DP3 kerap kurang lengkap dan sinkorn karena tidak menyertakan dokumen rencana dan bukti hasil implementasi. Ini yang membuat perkembangan sekolah sulit untuk diukur dengan cepat.

Baca Juga:  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

“Sekarang kami selaraskan. Dengan SKP yang sudah kami terjemahkan, kita bisa dengan mudah mengukur kinerja kepala sekolah, karena rencana, implementasi dan bukti implementasi sudah terdokumentasi dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut Masrul mengatakan dengan adanya dokumen SKP saat ini, kepala SMP bisa bekerja lebih cepat dan profesional. Kepala sekolah akan fokus pada program kerja, karena ukuran kinerja dinilai berdasarkan perencanaan yang mereka susun sendiri.

“Sekarang kita sudah bisa  dengan mudah menilai bagaimana kepala sekolah menentukan skala prioritas, menyusun program, menggunakan sumberdaya baik keuangan dan manusia untuk menjalankan program dan mendokumentasikan perubahan yang terjadi setelah program dikerjakan. Jadi kita bekerja lebih cepat sekarang,” terangnya.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

Sementara itu, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumut, Agus Marwan mengatakan, perencanaan yang baik merupakan pondasi dari layanan yang bermutu. Perencanaan yang baik harus spesifik tujuannya, bisa diukur, dapat dikerjakan, realitis dan meliki rentang waktu kerja yang jelas.

“Kinerja harus bisa diukur baik secara kuantitatif dan kualitatif,” terangnya.

Agus menambahkan, pengelola pendidikan di Kota Medan perlu berkerja cepat untuk mengangkat kualitas pendidikan. Sebagai Kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan tetap menjadi barometer pendidikan.

”Apalagi Pemko Medan sudah berencana menjadikan kota ini sebagai World Class City, jadi kita harus bekerja lebih  cepat lagi.” pungkasnya. [KM-01]