Korban Tewas Kebakaran Kapal Tanker di Belawan Jadi 7 Orang

MEDAN, KabarMedan.com | Jumlah korban meninggal dalam kebakaran kapal tanker MT Jag Leela di galangan di Belawan hingga kini berjumlah 7 orang.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan, Selasa (12/5/2020).

“Kini jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara ada tujuh,” katanya.

Ia mengatakan, sudah ada enam keluarga datang untuk melapor. Saat ini pihaknya masih mengidentifikasi jenazah yang ditemukan dalam keadaan gosong tersebut.

“Kita masih mengumpulkan data-data untuk mengidentifikasi jasad korban,” katanya.

Dari 7 orang korban meninggal, katanya, 5 di antaranya hingga kini masih belum bisa dikenali.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan Pelaku Judi KIM dalam Razia Pekat Toba 2024

Dirikan Posko Identifikasi Korban

Sementara itu, Tim DVI Polda Sumatera Utara mendirikan posko ante mortem untuk korban tewas akibat kebakaran kapal tanker tersebut.

Posko didirikan di RS Bhayangkara, Medan ini untuk mengambil data korban semasa hidup dari pihak keluarga.

“Seperti biasa untuk prosedur DVI kami mempersiapkan posko ante mortem dan post mortem,” kata Wakil Direktur RS Bhayangkara AKBP dr Zulkhairi.

Ia mengimbau kepada pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya terkait dengan MT Jag Leela, untuk segera melapor ke posko ante mortem di RS Bhayangkara.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan Pelaku Judi KIM dalam Razia Pekat Toba 2024

“Kalau bisa membawa data sidik jari KTP, kalau ada, kalau tertinggal di rumah, bisa juga ijazah,” jelasnya.

Diketahui, kapal tanker yang panjangnya sekitar 250 meter milik MT Jag Leela itu digunakan untuk mengangkut minyak terbakar sekitar pukul 08.30 WIB disertai ledakan.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 22 orang terluka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit PHC Belawan dan Rumah Sakit TNI AU Belawan. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.