KPK Bekali Aktor Politik Masa Depan Dengan Integritas

MEDAN, KabarMedan.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian pendekatan untuk membangun iklim politik yang berintegritas. Salah satunya melalui perbaikan aktor-aktor politik masa depan, dengan sejumlah pembekalan dasar politik melalui penyelenggaraan Program Kelas Politik Cerdas Berintegritas (Kelas PCB).

Dari program ini, KPK berharap akan tumbuh generasi politik baru di masa depan yang memiliki perspektif, sikap dan perilaku politik yang demokratis, berintegritas dan antikorupsi. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membuat gerakan dan jejaring politik yang bersih, demokratis dan antikorupsi untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik.

Program Kelas PCB ini menyasar generasi muda Indonesia yang saat ini menjabat sebagai ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di tingkat SMA/sederajat dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat perguruan tinggi/sederajat.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

“Di Sumatera Utara, program ini akan diselenggarakan pada 19-23 September 2016 di Hotel Sibayak Berastagi. Sebelumnya, para calon peserta telah mengikuti seleksi dengan membuat esai bertema “Jika Aku Menjadi Politisi” untuk kategori pelajar dan tema “Membangun Politik Cerdas Berintegritas” untuk kategori mahasiswa,” kata Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak, Senin (19/9/2016).

Yuyuk menambahkan, setiap kegiatan Kelas PCB akan diselenggarakan selama lima hari. Kegiatan ini akan membekali peserta dengan sejumlah materi, yakni; Etika, Integritas, dan Korupsi; Demokrasi; Sistem Pemilu dan Kepartaian; Akuntabilitas Sosial;Politik dan Korupsi; Ekonomi Politik Korupsi; Pengelolaan Konflik Kepentingan; Korupsi dalam Perspektif Feminisme; serta Komunikasi Politik dan Penguatan Jejaring.

“Materi tersebut akan disampaikan sejumlah narasumber, antara lain Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Andalas Saldi Isra, pakar komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) Efendi Ghazali, pakar komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo, dosen filsafat UI Haryatmoko, dan Dosen FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik,” ujar Yuyuk.

Sebelumnya, rangkaian program ini telah diawali dengan pelaksanaan penilaian yang komprehensif tentang kondisi sosial politik dengan memetakan isu krusial di 9 daerah sasaran program sejak awal tahun. Hasil dari kegiatan tersebut digunakan sebagai dasar penyusunan modul pembelajaran yang akan disampaikan pada kegiatan Kelas PCB.

Baca Juga:  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Selain di Sumatera Utara, Kelas PCB juga akan diselenggarakan di 8 Provinsi lainnya, yakni Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Aceh, Banten, Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat. [KM-01]