MEDAN, KabarMedan.com | Pertandingan PSMS Medan menghadapi PS. TIRA yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat 12 Oktober 2018 esok batal digelar, karena panitia pertandingan tidak mendapat izin dari Kepolisian.
Pihak Kepolisian tidak mengeluarkan izin karena secara bersamaan dengan kegiatan penutupan MTQ Nasional yang akan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Medan.
Panitia pertandingan melalui Sekretaris Julius Raja menerangkan jika pihaknya telah mengajukan penjadwalan ulang ke badan liga sebagai operator Liga 1.
“Mungkin sesuai dengan protap di kepolisian jika presiden dan wakil presiden datang ke suatu daerah maka tidak dibenarkan ada kegiatan atau keramaian lain secara bersamaan. Apalagi yang menutup MTQ wakil presiden Yusuf Kalla” terang pria yang akrab disapa King dalam sesi temu pers, Kamis (11/10/2018).
Menurut King, pihaknya kini menunggu kepastian dari Badan Liga mengenai penjadwalan ulang.
Ia menambahkan jika pihak penyelenggara juga masih melakukan negoisasi dengan tim tamu untuk dapat menerima pertandingan yang ditunda.
Sementara itu, pelatih PS Tira Nil Maizar mengatakan kalau pertandingan ditunda sesuai dengan regulasi maka tim tamu menang secara otomatis. Kabar penundaan pertandingan seharusnya telah mendapat informasi sebelumnya jauh hari.
“Jika penundaan ini secara sepihak maka kami menang dan saya belum mendapat informasi yang akurat mengenai tertundanya pertandingan” tutur mantan pelatih Timnas ini.
Lebih lanjut Nil Maizar menegaskan tidak mau laga kontra PSMS ditunda karena merugikan pihak PS Tira.
“Intinya kami tidak mau laga ini ditunda harus sesuai dengan jadwal. Apalagi kami Rabu (17/10/2018) berlaga lagi menjamu PSIS Semarang dan kami butuh recovery”, terangnya.[KM-04]















