
MEDAN, KabarMedan.com | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diingatkan agar segera menyelesaikan laporan data perkembangan kasus Covid-19.
Hal ini disampaikan Ketua Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Luar Pulau Jawa-Bali, Airlangga Hartarto.
Airlangga yang juga Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian menyampaikannya dalam konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, setelah rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Bapak Presiden Joko Widodo meminta supaya angka yang menggantung ini bisa diselesaikan, sehingga penanganannya akan lebih baik,” ujar Airlangga.
Terutama dalam laporan perkembangan Covid-19 di Sumut, Airlangga meminta Pemprov Sumut segera menyelesaikan laporan kesembuhan dan kematian akibat Covid-19.
Airlangga menekankan yang masih menjadi catatan adalah masih adanya kasus yang perlu dibersihkan datanya.
“Apakah sembuh, apakah meninggal dunia, sehingga itu yang membuat Sumut berada di posisi kedua secara nasional,” jelasnya.
Lambatnya progres pelaksanaan vaksinasi Covid-19 oleh Pemprov Sumut juga menjadi catatan penting untuk Airlangga.
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar ini menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi di Sumut masih di bawah target nasional.
“Jadi itu yang harus dikejar. Khusus untuk itu konsolidasi sangat perlu,” katanya.
Airlangga juga mengingatkan bahwa kasus positivity rate di Sumut masih cukup tinggi. Meski secara nasional kasus Covid-19 sudah mengalami penurunan.
“Untuk Sumut, kasus aktifnya relatif masih tinggi, yaitu 15.685. Positivity rate-nya masih tinggi di nasional,” tandas Airlangga. [KM-07]














