Penangkapan 2 Kurir Sabu di Sergai Sempat Dihalangi Masyarakat Sekitar

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serdang Bedagai menggelar press release penangkapan dua pelaku kasus sabu, di dua lokasi yang berbeda, di ruang rapat kantor BNNK setempat, Selasa (19/05/2020)

Pemaparan penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdang Bedagai Drs. Adlin Tambunan didampingi Kasi Brantas, Kompol Antonius, Kasi Rehabilitasi, Magdalena H dan Kabag Umum, Jusuf Bangun.

Kasi Brantas Kompol Antonius menjelaskan, penangkapan Mukhsan (40) warga Desa Senna Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, sesuai surat LKN/01/II/2020/KA/PB.00/BNNK-SB, pada hari Kamis, tanggal 6 Februari 2020 lalu dikediamannya dengan barang bukti sabu seberat 1,26 gram.

Mukhsan ditangkap petugas BNNK Sergai, saat di rumahnya.

“Dia ini kurir sabu, jadi pada saat melakukan penangkapan, kami sempat kesulitan karena dihalangi oleh masyarakat sekitar, yang tidak kooperatif, kami diserang oleh masyarakat, terpaksa petugas memberi tembakan peringatan sebayak 3 kali ke udara. Dan saat ini, tersangka Mukhsan, sudah diserahkan ke Lapas Kelas II Tebing Tinggi dan baru selesai P21 “, ijarnya.

Baca Juga:  Sanggar Belajar Umi Yati Gelar Rangkaian Acara Meriahkan 1 Muharram 1446 Hijriah

Sementara, sesuai surat LKN/02/II/2020/KA/PB.00/BNNK-SB, petugas BNNK Sergai, kembali menangkap salah seorang tersangka yang juga kurir sabu, bernama Dedi Rustami Saragih (36) warga Dusun IV Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai pada hari Kamis, 27 Februari 2020, tepatnya di areal Perkebunan Karet PT Socfindo Tanah Besi, dari tangan Rustami petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 1,26 gram.

“Penangkapan tersangka Dedi Rustami Saragih ini, menindaklanjuti laporan warga yang telah resah karena maraknya peredaran Narkotika di daerah mereka.

“Saat ini, tersangka sudah kami serahkan ke Lapas Kelas II Tebing Tinggi dan masih proses P21”, jelas Antonius.

Sementara itu Kasi Rehabilitasi Magdalena H mengatakan, BNNK Sergai selalu memberi arahan tentang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Tahun 2020, yakni, implementasi Instruksi presiden No.2 tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Baca Juga:  Sanggar Belajar Umi Yati Gelar Rangkaian Acara Meriahkan 1 Muharram 1446 Hijriah

“Dengan melakukan sosialisasi, deteksi dini, terbentuknya Satgas pada masing-masing OPD, terciptanya kebijakan mengenai P4GN pada OPD dan pengembangan Topik Anti Narkoba, melalui lembaga latihan yang dimiliki Pemerintah Daerah”, katanya.

BNNK Sergai juga membentuk Tim Terpadu Kabupaten Sergai, sesuai Permendagri 12 Tahun 2019 tentang P4GN.

Di samping itu katanya, saat ini BNNK Sergai juga memiliki Program Desa Bersinar. Dimana, ada 2 Desa di Kabupaten Sergai yang menjadi Pilot Project Tahun 2020, berdasarkan tingkat kerawanan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika yaitu, Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu dan Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin.[KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.