Penggunaan Gadget Berlebihan Dapat Lemahkan Ketahanan Keluarga

MEDAN, KabarMedan.com | Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina mengatakan, salah satu ancaman yang dinilai dapat melemahkan ketahanan keluarga saat ini adalah penggunaan gawai (gadget) secara berlebihan.

Untuk itu, para orang tua diminta peka dan waspada terhadap penggunaan gawai di tengah keluarga, khususnya bagi anak.

Demikian dikatakan Sabrina saat menjadi salah satu pembicara seminar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (9/12/2019).

“Khususnya anak-anak kita yang masih sulit membedakan mana yang benar, mana yang salah. Kita awasi saat mereka menggunakan gawai dan media sosial, karena banyak sumber kejahatan lain berasal dari gawai. Peredaran narkoba banyak, penculikan dan perdagangan anak, pornografi, terorisme, dan lainnya,” kata Sabrina.

Baca Juga:  Bobby Nasution Pastikan Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan, Pelaku UMKM Galang Optimistis Ekonomi Bangkit

Tidak hanya anak, kata Sabrina, orang tua juga sering kali lalai saat menggunakan gawai dan media sosial. Menghabiskan waktu dengan gawai dan lupa kewajiban mengurus anak dan komunikasi berkurang.

“Hal ini nanti yang melemahkan ketahanan keluarga, karena komunikasi melemah dan mudah muncul kesalahpahaman. Makanya sangat penting mengontrol penggunaan gawai,” ujarnya.

Namun demikian, bukan berarti setiap keluarga harus menjauhi dan tidak menggunakan gawai. Menurut Sabrina, kecanggihan teknologi harus tetap diikuti.

Hanya saja diperlukan batasan-batasan yang tegas dibentuk dan dimulai dari lingkungan keluarga. Faktor-faktor penguat ketahanan keluarga seperti ajaran agama harus senantiasa digaungkan dalam keluarga.

Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, mengatakan  acara ini merupakan salah satu rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-91 Tahun 2019 Provinsi Sumut.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

“Bisa dibilang Ibu sangat berperan dan benteng utama dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Menghabiskan banyak waktu dengan anak, Ibu harus mampu membentengi diri dan anak dari kecanduan gawai,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumut Nurlela, juga membenarkan bahwa permasalahan gawai dan media sosial saat ini memang banyak mengkhawatirkan para orang tua.

Namun sebaliknya, jika dimanfaatkan dengan benar, gawai, media sosial, dan internet juga banyak memberi manfaat.

“Melalui seminar ini mudah-mudahan, memberi wawasan. Sehingga lebih banyak manfaat yang bisa diambil dari kecanggihan teknologi,” pungkasnya. [KM-03]