Pengunjung Pasar dan Mal di Medan Wajib Pakai Masker

MEDAN, KabarMedan.com | Pengunjung pasar tradisional dan mal di Medan harus melalui proses pengecekan suhu tubuh.

Selain itu, pengunjung yang tidak menggunakan masker dilarang masuk. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19.

Di pasar tradisional Sek Sikambing, Selasa (2/6/2020). Sejumlah petugas dari Koramil Medan Sunggal, Kodim 02/BS berjaga di pintu-pintu masuk.

Setiap pengunjung yang hendak masuk dan keluar, diminta agar mencuci tangan.

“Pendisiplinan ke masyarakat tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan dan pakai masker, serta rajin cuci tangan,” kata Peltu Yeddi Sumaryono.

Ia mengaku, masyarakat yang hendak masuk ke dalam pasar untuk berbelanja ataupun yang lain, harus menggunakan masker.

Baca Juga:  Sanggar Belajar Umi Yati Gelar Rangkaian Acara Meriahkan 1 Muharram 1446 Hijriah

“Untuk yang tidak pakai, kita minta menggunakan dahulu baru bisa masuk. Begitu juga mau masuk atau keluar harus cuci tangan di tempat yang sudah disediakan,” ungkapnya.

Hal yang sama dilakukan di Carrefour Medan. Di sana juga dilakukan pembatasan jam operasional.

“Buka jam 11.00 WIB sampai jam 18.00 WIB. Kecuali di Transmart, sampai jam 22.00 WIB karena jualan bahan kebutuhan masyarakat,” cetus Marcomm Manager Plaza Medan Fair, Lenny Yun Manalu.

Ia mengatakan, setiap pengunjung dan karyawan yang masuk harus cuci tangan, menggunakan masker, menjalankan social distancing serta dicek suhu tubuhnya.

Jika suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat, maka ditolak masuk dan disarankan untuk memeriksakan ke pusat kesehatan.

Baca Juga:  Sanggar Belajar Umi Yati Gelar Rangkaian Acara Meriahkan 1 Muharram 1446 Hijriah

“Hingga saat ini, hanya 1 orang yang ditolak masuk karena demam. Tapi kalau yang tak pakai masker, banyak yang ditolak,” katanya.

Begitu juga dengan tenant-tenant, khususnya untuk makanan dan minuman, tetap wajib tidak boleh makan dan minum di tempat.

“Physical distancing sangat kita jaga. Kita selalu buat garis pembatas di depan lift, atm, pintu masuk. Kita imbau pengunjung menggunakan pembayaran non tunai. karena kita yakin dapat membantu menangkal penularan,” pungkasnya. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.