PLN Sumut Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik Selama Bulan Ramadan

Ilustrasi petugas PLN.

MEDAN, KabarMedan.com | PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara memastikan tidak akan ada pemadaman listrik akibat saat Ramadan dan Idul Fitri 1441 H.

General Manager PLN UIW Sumut M Irwansyah Putra mengatakan, saat ini pasokan daya untuk kelistrikan di Sumatera Utara sudah surplus, tidak ada lagi pemadaman karena defisit daya.

“Kami pastikan selama Ramadan dan Idul Fitri tidak akan ada padam karena defisit,” katanya, Rabu (22/4/2020).

Ia menjelaskan total daya mampu pasok kelistrikan Sumatera Bagian Utara mencapai 2.801 MW. Sementara perkiraan beban puncak tertinggi Sumatera Bagian Utara 2.326 MW, dengan beban 1.851 MW untuk UIW Sumut.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki dan Diperlebar

“Artinya masih ada kelebihan daya rata-rata sebesar 471 MW di Sumatera Bagian Utara, bahkan saat sudah mencapai beban puncak,” ujarnya.

PLN UIW Sumut juga menyiagakan 2.843 petugas. Mereka terdiri dari 2.795 personel dinas gangguan serta 48 orang petugas Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Selain itu, PLN UIW Sumut juga menyiagakan 217 unit genset mobile, 47 unit gardu bergerak (UGB) serta 8 UPS yang berkapasitas 640 KVA. Untuk kendaraan pelayanan teknik, ada10 crane, 128 mobil dan 202 unit mobil dinas gangguan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi khusus seperti keadaan darurat maupun cuaca yang buruk, PLN telah memiliki SOP penyelesaian. Petugas Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) disiapkan untuk menyelesaikan gangguan jaringan guna meminimilisir pemadaman.

Baca Juga:  Bobby Nasution Dukung Penataan Kota dan Penguatan Pelayanan Publik di Tanjungbalai

Selain itu menjelang masa Ramadan dan Idul Fitri telah dilakukan Gerakan Bersih di 454 penyulang serta Gelar Pasukan Yantek di seluruh unit PLN UIW Sumut.

“Dengan semua upaya pengamanan ini, PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara optimis kehandalan kelistrikan selama Ramadan dan Idul Fitri 1441 H,” jelasnya.

Irwansyah juga menghimbau masyarakat untuk membantu memelihara utilitas kelistrikan dengan menginformasikan potensi gangguan melalui Call Center PLN 123 atau PLN mobile sehingga proses penanganan dapat dilaksanakan lebih cepat. [KM-03]