Plt Wali Kota Medan Ajak Peternak Babi Beralih ke Budi Daya Ikan

MEDAN, KabarMedan.com | Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengajak para peternak babi di Kota Medan untuk beralih ke budi daya ikan. Ajakan ini meyusul banyaknya ternak babi yang mati akibat virus hog cholera.

Demikian dikatakan Akhyar disela-sela kegiatan fun walk dalam peringatan Hari Migran Sedunia yang digelar International Organization of Migrant di Desa Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (13/12/2019).

“Kita sedang meyakinkan mereka (peternak babi) untuk mengkonversi dalam bentuk ternak ikan lele, gurame, dan nila,” katanya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Pastikan Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan, Pelaku UMKM Galang Optimistis Ekonomi Bangkit

Pihaknya sudah menyiapkan bibitnya. Apalagi, kata Akhyar, pasar ikan nila, lele, gurame ada banyak. Dirinya juga tidak membantah soal jumlah populasi babi yang mati di Medan mencapai 7.221 ekor.

“Mari kita yakinkan mereka (peternak babi) untuk mau mengkonversinya,” ujarnya.

Disinggung apa antisipasi jika banyak babi yang mati, pihaknya siap membantu penguburannya.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

“Di mana saja, ada tempatnya kita siapkan alatnya. Selama ini kita sudah lakukan. Dikubur itu penting, supaya tak menyebar ke mana-mana,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Veteriner Medan menyebutkan, kematian babi akibat virus hog cholera sangat cepat. Setiap hari kematian bisa bertambah 1000 hingga 2000 ekor. Pada 11 Desember 2019, ada 27.070 ekor ternak babi yang mati. Padahal, sehari sebelumnya masih di angka 25.656 ekor. [KM-05]