Rampok Modus Tabrak Adik Remuk Dimassa

KABAR MEDAN | Satu dari dua pelaku perampokan dengan modus menuduh adiknya ditabrak rem uk dimassa warga Jalan Jamin Ginting, tepatnya didepan Pajak USU, Minggu ( 20/7/204) dinihari. Tersangka Syahrul (50) warga Kar ya Bakti, Gang Mesjid, Kelu ra han Pan gkalan Mahsyur, Kecamatan Medan Johor dimassa saat ketahuan hendak merampok sepeda motor Honda Revo BK 4965 SAB milik korban Surya nto (20) warga Jalan Ringroad, Pasar 1 Tanjung Sari, Kecamatan Medan Sunggal.

Beruntung, Polsek Medan Baru yang mendapat informasi itu langsung turun kelokasi dan mengamankan pelaku yang nyaris tewas tersebut. Selanjutnya, pelaku yang memakai baju kaos belang – belang dan celana lea ini digelandang ke Polsek Medan Baru guna penyidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat korban hendak pulang kerumah usai dari masjid Al – Jihad , Jalan Abdullah Lub is. Korban yang saat itu berboncengan dengan Herman Harahap (22) dibuntuti pelaku. Sampai di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di dekat Pajak USU, pelaku bersama temannya Romi ( buron-red) lantas memepet dan membuat korban berhenti. “Kami mulanya ba ng kerumah abis dari masjid. Kami nga tau dia mau meram pok bang, soalnya yang nyetop itu bapak-bapak,” ujar korban di Polsek Medan Baru.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan Pelaku Judi KIM dalam Razia Pekat Toba 2024

Setelah berhenti, tersangka langsung memaki korban dan menuduhnya sebagai anggota genk motor yang menabrak lari adiknya. “Pelaku itu bilang adiknya kami tabrak lari. Sekarang di Rumah Sakit Siti Hajar, Simpang Wahid Hasyim. Padahal kami tak adanya bang menabrak orang,” jelasnya.

Karena bingung, korban dipaksa dibon ceng dan teman korban dibonceng te man pelaku. “Kami mau ikut karena ing in membuk tikan kalau kami tidak bersa lah,” terangnya. Tiba-tiba pelaku menghentikan sepe da motornya di Indomaret persis bera da di dekat RS Siti Hajar dengan ala san akan memarkirkan sepeda moto rnya.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan Pelaku Judi KIM dalam Razia Pekat Toba 2024

Lalu tersangka meminta hp dan domp et korban sebagai jaminan bahwa korban tidak akan lari saat kereta diparkirkan. Bukannya memarkirkan sepeda motor, tersangka langsung tancap gas berbalik ke arah Simpang Pos. Sadar telah menajdi korban kejahatan, korban dan temannya langsung kedua pelaku naik becak mesin sambil berte riak rampok. Teriakan itu memancing reaksi pengguna jalan yang lain dan juga membantu pengejaran.

Tak ayal dengan mudah pelaku ditaklukkan warga yang langsung memberikan pelajaran tambahan di hari tuanya. Syahrul lembek dihakimi massa sebelum diserahkan kepada Polisi. Namun Romi berhasil melarikan diri. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.