Sampaikan Duka Cita, Masyarakat Indonesia Beramai-ramai Doakan Korban Banjir NTT

Foto: Istimewa

NTT, KabarMedan.com | Masyarakat Indonesia beramai-ramai menyampaikan bela sungkawa terhadap peristiwa banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021) dini hari.

Hashtag #PrayForNTT sempat menjadi trending di Twitter ucapan duka dan doa-doa terus digulirkan untuk masyarakat yang terkena musibah.

“Indonesia kembali berduka atas bencana alam yang menimpa wilayah Nusa Tenggara Timur. Mari kita tundukkan kepala sejenak melantunkan doa bagi saudara kita yang terkena musibah bencana alam. Semoga sabar dan tabah selalu mengiringi mereka,” tulis akun @KueLapisMG.

“Bagi teman-teman yang berdomisili di NTT dan sekitarnya, semoga selalu dalam perlindungan Tuhan & stay safe untuk kalian. Kami jauh tapi tidak berhenti mengirimkan doa,” ujar akun @vtaegug.

Hingga saat ini tercatat korban meninggal mencapai angka 80 orang. Sebelumnya diberitakan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli mengatakan bahwa hingga saat ini pencarian korban masih terus dilakukan.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

“Jumlah korban yang ditemukan meninggal hingga Minggu sore sebanyak 54 orang yang dari sebelumnya 20 orang. Kita masih terus mengupayakan pencarian,” ujarnya.

Agustinus juga menyampaikan bahwa banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan angin kencang dalam waktu yang lama tersebut tak hanya membawa longsoran tanah melainkan juga kayu dan batu dengan ukuran yang besar hingga menghantam pemukiman warga.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan badai siklon tropis 99S di Laut Sewu NTT tersebut dinamakan Badai Siklon Tropis Seroja. Meskipun begitu, pihak BMKG mengatakan bahwa peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WITA itu belum menjadi yang terburuk. Badai Siklon Tropis Seroja dalam pantauan BMKG tengah bergerak ke barat laut dan mengganggu cuaca di NTT dan sekitarnya.

Baca Juga:  Dukung Asta Cita Pemerintah, Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

“Diperkirakan intensitas Bibit Siklon Tropis 99S masih akan menguat dan mencapai intensitas Siklon Tropis pada dini hingga pagi hari, sekitar 6 hingga 12 jam ke depan, jam 18 UTC atau 01.00 WIB tanggal 5 April 2021,” ujar BMKG dalam siaran persnya di Instagram @infobmkg.

Masyarakat NTT dan sekitarnya masih terus dihimbau untuk tetap waspada lantaran intensitas hujan yang disertai angin kencang dan petir diperkirakan masih akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan berhati- hati terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang dan lain-lain. Segera mencari tempat yang aman khususnya masyarakat di pesisir pantai dan hindari aliran atau bantaran sungai, daerah sekitar embung, pohon tinggi serta tiang listrik,” imbaunya. [KM-06]