JAKARTA, KabarMedan.com | Publik dibuat heboh dengan munculnya Presiden Republik Indonesia ke-enam yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam film The Tomorrow War. Film yang bergenre sci-fi atau fiksi ilmiah tersebut bercerita soal pertarungan melawan alien yang menginvasi bumi di masa depan, di mana satu pasukan dari tahun 2051 datang ke tahun 2022 untuk merekrut orang-orang.
Dalam film tersebut tedapat sebuah adegan pertemuan para pemimpin negara di dunia di tahun 2022, salah satunya SBY, untuk bersepakat menyelamatkan dunia. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebutkan bahwa peran SBY dalam film tersebut merupakan bentuk pengakuan dunia bagaimana selama kepemimpinannya SBY mampu menjaga perdamaian.
“Tentunya ini adalah hal baik untuk kita semua, patut membuat kita bangga dan bersyukur,” ujarnya, Senin (19/7/2021).
Ia juga menuturkan kemunculan SBY dalam film tersebut menjadi pertanda bahwa dunia merindukan sosok SBY dalam situasi yang sedang krisis dan mengancam akibat virus Covid-19. Demokrat melihat bahwa sosok SBY dibutuhkan dalam memecahkan masalah terkait krisis pandemi maupun krisis ekonomi saat ini.
Namun ternyata SBY bukanlah sosok aktor yang memang sengaja terlibat dalam proses pembuatan film. Adegan tersebut adalah cuplikan dari momen pertemuan SBY dengan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown di tempat tinggal dan kantor PM Inggris, 10 Downing Street, London pada Maret 2009 silam.
“Tanggal tepatnya pertemuan itu terjadi adalah 31 Maret 2009, di sela-sela Forum G-20 di London, Inggris,” pungkas Herzaky. [KM-06]














