Soal New Normal, Edy Rahmayadi Belum Izinkan Siswa Masuk Sekolah

MEDAN, KabarMedan.com | Pemerintah Provinsi Sumut mempersiapkan kemungkinan pelaksanaan skenario normal baru atau new normal.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, untuk pendidikan dirinya belum akan mengizinkan para pelajar untuk kembali ke sekolah. Pasalnya, harus dipikirkan aturan-aturan baru sebelum sekolah dibuka kembali.

“Anak sekolah ini sampai kapan mau libur. Kita pikirkan aturan-aturan yang baru, kondisi kelas yang baru, guru-guru yang harus bersih dari kemungkinan-kemungkinan terpapar dari COVID-19.  Sampai saat ini saya belum mengizinkan anak sekolah ini ke sekolah. Tetapi kan tidak boleh selamanya juga anak sekolah ini tak sekolah,” kata Edy, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga:  Sanggar Belajar Umi Yati Gelar Rangkaian Acara Meriahkan 1 Muharram 1446 Hijriah

Disinggung soal apakah masa tanggap darurat akan diperpanjang, Edy mengaku, hal itu berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 12.

“Tidak ada memperpanjang atau memperpendek, itu adalah hak pusat. Itulah Kepres, tugas ini berhenti dia apabila Kepresnya dihentikan. Paham ini ya. Jadi otomatis ini jalan, hanya implikasinya yang kita atur. Di Sumut ini gimana, ini lah yang sedang kita atur,” jelasnya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar mengaku, optimis Sumut akan mampu menjalankan new normal.

Baca Juga:  Sanggar Belajar Umi Yati Gelar Rangkaian Acara Meriahkan 1 Muharram 1446 Hijriah

Ia mengaku, saat ini yang terpenting adalah melakukan edukasi ke masyarakat hal apa saja yang harus dilakukan saat menjalani new normal.

“Kita bentuk tim, bagaimana nanti new normal bisa kita terapkan. Misalkan di sekolah tidak mungkin menambah ruangan, untuk itu kita perlu melakukan pengaturan jam belajarnya, kemudian saat keluar rumah harus wajib menggunakan masker, masyarakat harus lebih diedukasi,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.