Stop Sebar Foto dan Video Korban Bom Gereja di Media Sosial

Tim gegana melakukan penyisiran di sekitar gereja di Surabaya menyusul terjadinya ledakan bom, pada Minggu (13/5/2018).

JAKARTA, KabarMedan.com | Warga dibuat gempar oleh sejumlah ledakan yang terjadi di tiga lokasi gereja di Kota Surabaya, Minggu (13/5/2018). Diketahui, ledakan terjadi di Gereja Santa Maria, GKI Wonokromo Diponegoro, dan Gereja di Jalan Arjuno.

Beberapa saat pasca-ledakan bom di Gereja Santa Maria Surabaya, sejumlah foto dan video kejadian itu pun menyebar di media sosial. Meski foto dan video ini memancing rasa penasaran masyarakat, sebagian warganet justru menganggap penyebaran foto dan video ini tak pantas dan hanya menimbulkan kengerian.

Terkait hal ini, pendiri media sosial asli Indonesia Sebangsa.com, Enda Nasution mengatakan, penyebaran foto dan video ini bisa dilihat dari berbagai sisi, apalagi warga yang berada di kisaran lokasi kejadian.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

“Penyebaran foto dan video di akun media sosial, khususnya yang berada di lokasi kejadian sangat wajar. Banyak warga yang pastinya ingin menginformasikan keadaan sekitar dan agar masyarakat berhati-hati,” kata Enda, Minggu (13/5/2018).

Menurut dia, yang paling dikhawatirkan adalah penyebaran foto korban yang tidak diedit (di-blur). Ada baiknya, warganet yang melihat postingan seperti itu untuk tidak menyebarkannya lagi, entah itu di platform media sosial ataupun aplikasi olah pesan. Dia juga menyarankan masyarakat untuk tetap berkepala dingin.

“Kita harus kepala dingin. Wajar bila reaksi pertama sangat emosional, tetapi kita harus menahan diri untuk tidak menyebar foto dan video ledakan bom di Gereja Santa Maria dan dua lokasi lainnya karena hanya akan menguntungkan pelaku teror,” ucapnya.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

Diberitakan, ledakan bom terjadi di tiga lokasi gereja di Kota Surabaya. Peristiwa ini sontak menjadi perhatian besar masyarakat termasuk di dunia maya, dan tengah menjadi topik paling populer Twitter.

Ada empat kata kunci terkait yang menduduki Indonesia trends, pada Minggu (13/5/2018), yakni #Surabaya dan #KamiTidakTakut menempati posisi pertama dan kedua.

Selain itu, Gereja Santa Maria dan Ngagel juga masuk dalam daftar Indonesia trends. Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel merupakan satu dari tiga gereja yang menjadi target pengeboman. Dua lokasi lainnya adalah GKI Wonokromo Diponegoro dan gereja di Jalan Arjuno. [KM-01]