Sumut Belum Penuhi Syarat untuk Pelaksanaan New Normal

MEDAN, KabarMedan.com  | Sumatera Utara dinilai belum bisa melaksanakan new normal. Pasalnya, angka reproduksi dasar wabah (R0) di Sumut belum memenuhi syarat.

Untuk pemberlakukan new normal, syaratnya R0 harus di bawah 1. Sementara Sumut masih berada di angka 1,4.

“Walaupun ini belum dijalankan, kita harus persiapkan,” kata Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dalam rapat dalam rapat koordinasi penanganan COVID-19, Kamis (28/5).

Hal senada dikatakan Kabinda Sumut Ruruh Setyawibawa. Berdasarkan hasil pengamatannya, Sumut belum dapat menjalankan new normal karena tren penyebaran COVID-19 yang belum menurun hingga sekarang.

Ruruh mengingatkan bahwa yang terpenting saat ini adalah menjalanlan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Polres Sergai Tegas Berantas Narkoba, Judi, dan Kejahatan Lainnya

“Kalau kita mengacu WHO, kita sama sekali belum, penerapan keadaan new normal belum dapat dilaksanakan,” ucapnya.

Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah mengatakan, new normal harus disiapkan di setiap aspek, mulai dari dunia usaha hingga tempat ibadah.

“COVID-19 ini akan menjadi pandemi yang terus melekat di dunia ini. Maka kita harus membuat pola kehidupan baru, seperti apa kita berinteraksi serta semua pola kegiatan kita berubah sebelum ditemukannya vaksin ini,” ujarnya.

Selain itu, sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan kepada masyarakat masih perlu digalakkan, sehingga jika saatnya nanti new normal harus dijalankan, Sumut sudah siap.

Baca Juga:  Selama Libur Sekolah, KAI Divre I Sumut Berangkatkan Lebih Dari 146 Ribu Penumpang

Kasdam I Bukit Barisan Didied Pramudito mengaku, saat ini ada 4 provinsi di Indonesia yang siap melaksanakan new normal.

Keempat daerah tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo, serta ada beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

Selain itu, katanya, pemerintah daerah harus turut membantu mengimbau masyarakat tentang pendisiplinan protokol ksehatan.

“Protokol seperti jaga jarak, pakai masker, mengecek suhu tubuh, cuci tangan, membatasi jumlah kapasitas di sarana umum dan lain sebagainya yang harus menjadi perhatian,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.