Tanamkan Akhlak Mulia Bagi Anak Melalui Dongeng

MEDAN, KabarMedan.com |  ‘Bercerita dengan Cinta, Menanamkan Akhlak Mulia’ jadi nilai yang ingin ditanamkan lewat agenda Roadshow Dongeng Ceria, tim Dompet Dhuafa Waspada bekerjasama dengan Dongeng Ceria Management (DCM) asal Jakarta.

Sepanjang Rabu hingga Sabtu 28 September – 1 Oktober 2016, acara ini  telah terlaksana dengan baik di 13 sekolah di Kota Medan, diantaranya TK-SD Namira, TK-SD-SMP-SMA Khairul Iman, TK- SD-SMP Siti Hajar, SD Az-Zakiyah, TK-SD dan SMP Nurul Azizi.

Ribuan siswa dari 13 sekolah itu antusias mengikuti rangkaian cerita dari dongeng dan motivasi yang dibawakan oleh Iman Suharman dan Kak Adip. Kegiatan ini merupakan perpanjangan aktivitas Dongeng Ceria menjemput wakaf yang diadakan Dompet Dhuafa Waspada.

“Acara ini tidak hanya menghibur anak-anak, tapi juga melatih untuk mau berbagi antar sesama. Semenjak usia dini mereka diajarkan berbagi melalui infak yang digelar untuk pembangunan Rumah Yatim Seribu Pulau (YSP),” tutur Direktur Dompet Dhuafa Waspada, Hambali, Sabtu (1/10/2016) kemarin.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

YSP mengasuh anak-anak dari korban bencana gempa di pelosok negeri. Mereka antara lain berasal dari pulau-pulau kecil yang tidak ada sekolahnya seperti pulau Tunda, Serang Banten, Kepulauan Seribu, Tasyik, Logodor Pangandaran, Soe dan Oe NTT.

Dalam acara ini, Dompet Dhuafa Waspada mengundang langsung Direktur DCM, Iman Surahman untuk roadshow dongeng di Kota Medan untuk menghibur para murid dari TK dan SD.

“Di zaman sekarang ini anak-anak Indonesia tumbuh dengan lagu dan film orang dewasa. Itu semua lantaran minimnya acara-acara anak pada tayangan media elektronik seperti TV saat ini. Hal ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan banyak orang tua atas masa depan anak-anaknya. Dengan alasan ini pulalah DCM berdiri. DCM ingin membangkitkan kembali budaya mendongeng yang pernah ada, agar anak-anak Indonesia juga dapat tumbuh dengan wajar sesuai dengan usia yang mereka miliki,” harap Kak Iman sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Antusias murid dan para guru yang di datangi Kak Iman sangat besar. Dongeng yang diberikan tak hanya sekedar hiburan bagi para peserta, namun juga syarat akan nilai-nilai kehidupan sebagai teladan generasi penerus bangsa ini.

Anak-anak punya hak untuk bermain, bercanda dengan teman-temannya, dan mendengarkan dongeng dari orang tuanya ataupun gurunya. Bahkan dengan mendongeng, akan membuat hubungan antara orang tua dengan si anak dan juga guru dengan muridnya akan semakin dekat.

Mendongeng mempunyai cara tersendiri agar si anak benar-benar merasa terhibur dan terinspirasi. Hiburan itu membekas, mendasar di bawah alam sadarnya. Didikan lewat dongeng tersebut akan berbekas sampai ia tua. Untuk itu, DCM berkeinginan agar para orang tua ataupun guru-guru dapat mendongeng dengan baik. [KM-03]