MEDAN, KabarMedan.com | Pemerintah Kota Medan mencari investor untuk mengelola sampah menjadi bentuk lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Akhyar Nasution mengaku, penanganan sampah dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti menggerakkan masyarakat supaya mewadahi sampahnya agar tidak berserak. Hal ini dilakukan untuk membangkitkan kultur kepedulian masyarakat terhadap sampah.
“Sudah menjadi tugas pemerintah mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan TPA ini kita berusaha mencari investor yang dapat mengkonversi sampah menjadi bentuk lain,” katanya, Sabtu (14/12).
Akhyar mengatakan, hingga saat ini sudah banyak investor namun belum ada yang terealisasi.Para investor juga sudah melakukan feasibility study untuk menilai kelayakan salah satunya terkait finansial.
“Bukan masalah besarnya nilai investasi. Kita mencari investor yang punya teknologi yang lebih efektif dan efisien. Kemarin kita ketemu juga pihak yang sudah melakukan feasibility study, feasible secara finansial sehingga dia go ahead,” ujarnya.
Akhyar menargetkan hal itu dapat segera terealisasi. “Targetnya secepatnya lah. Tapi kita tak bisa paksa orang mau investasi,” jelasnya.
Akhyar juga meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada keterlambatan dalam pengambilan sampah
“Bisa jadi becaknya rusak, jadi betulinya perlu waktu. Bisa jadi petugasnya mungkin kurang sehat terus. Apalagi ini pekerjaannya sampah terus kan. Saya bukan membela keterlambatan itu,” pungkasnya. [KM-03]














