Tolak Hasil Pilpres, Massa Aliansi Masyarakat Merah Putih Geruduk KPU Sumut

KABAR MEDAN | Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Merah Putih Sumut melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (20/8/2014) siang.

Kedatangan massa ini guna menolak hasil pilpres 2014, dimana KPU RI mengumumkan bahwa hasil Pilpres tersebut dimenangkan pasangan nomer urut 2, Jokowi – JK.

“Kita menolak hasil kemenangan, karena¬† kemenangan nomer urut 2 itu kami anggap tidak sah dan banyak kecurangan di dalamnya,” kata koordinator aksi Heru dalam orasinya.

Baca Juga:  Siap-siap!! Mulai Januari 2024, Pemko Medan Berlakukan Denda 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Warga yang Buang Sampah Sembarangan

Dikatakannya, massa meminta KPU untuk menyelesaikan masalah Nias Selatan yang mengubah perolehan surat suara nomer urut 2 menjadi 200 persen.

“Kita menolak hasil pemilu 2014 dan jangan biarkan KPU tidak jujur,” jelasnya.

Dikatakannya, banyak permasalahan pilpres 2014 yang terjadi di provinsi di Indonesia hingga kini belum terselesaikan oleh KPU.

“Kita meminta KPU ditangkap, karena telah berlaku curang,” jelasnya.

Setelah satu jam berorasi dan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian, massa akhirnya diterima oleh Komisioner. KPU Sumut, Benget Silitonga.

Baca Juga:  Siap-siap!! Mulai Januari 2024, Pemko Medan Berlakukan Denda 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Warga yang Buang Sampah Sembarangan

Ia mengaku, jika massa mempunyai data maka nantinya KPU Sumut akan menyampaikan hal tersebut ke KPU RI nantinya.

“Jika punya data maka lampirkan dan akan kita sampaikan,” jelasnya.

Sebelum membubarkan diri, massa menyatakan  akan datang kembali pada Kamis (21/8/2014) untuk melakukan aksi besar- besaran.[KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.