TPID Diminta Memantau Perkembangan Harga Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Benjamin Gunawan. (Foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Harga bahan pangan menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 terus mengalami kenaikan. Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) dan Pemerintah harus memantau perkembangan harga.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Benjamin Gunawan mengatakan minggu depan menjadi pekan penentu fluktuasi harga kebutuhan pangan. Semakin mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru, masih ada potensi tekanan inflasi dari harga kebutuhan masyarakat.

“Umumnya budaya keluarga kita yang merayakan Natal dan Tahun Baru kerap membuat beraneka raham makanan setelah perayaan Natal,” ujarnya, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga:  Anggota DPRD Medan Lailatul Badri Temui Pendemo di Tengah Hujan, Limbah Pabrik Kecap Jadi Sorotan

Adapun harga bahan pangan yang sampai saat ini melonjak cukup tinggi seperti daging ayam, telur dan minyak goreng.

Kenaikan harga yang cukup signifikan ini dinilai Benjamin Gunawan dikarenakan momen yang dirasa tepat untuk meraup keuntungan.

Akan tetapi, Gunawan Benjamin mengatakan, ditengah naiknya sejumlah bahan pangan ada juga yang mengalami penurunan seperti cabai rawit.

Dimana sebelumnya harga cabai rawit sempat menyentuh 60 sampai 70 ribuan per kilogramnya. Tetapi per Rabu (22/12/2021) harganya anjlok sekitar 30 persen dengan harga sekitar 40 sampai 50 ribuan per kilogram.

Baca Juga:  Pertamina Pastikan Kesiapan Avtur untuk Dukung Penerbangan Haji 2026

Kenaikan harga cabai rawit itu dikatakan Gunawan Benjamin dikarenakan harga cabai rawit di luar Sumatera Utara khususnya Jawa juga sempat naik di atas 85 ribu rupiah per kilo gram. Bahkan, harganya sempat lebih malah dibandingkan dengan harga daging. [KM-07]