Wali Kota Medan Tinjau Pemasangan U-Ditch di Medan Johor

Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau pemasangan U-Ditch di kawasan Medan Johor. (Foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau pemasangan U-Ditch di kawasan Jalan Karya Wisata, Medan Johor, Rabu (8/12/2021).

Didampingi Plt Kadis Pekerjaan Umum, Ferry Ichsan dan Camat Medan Johor Chandra Dalimunthe, Bobby Nasution memperhatikan dengan teliti para pekerja memasang U-Ditch.

Diketahui, U-Dicth adalah produk saluran air yang terbuat dari beton bertulang yang dicetak menyerupai bentuk huruf U.

Proses produksi dari material ini dirancang melalui proses pembesian khusus untuk kebutuhan konstruksi praktekan.

Wali Kota Medan ingin memastikan kualitas pekerjaan, termasuk tingkat kemiringan penempatan U-Ditch yang tepat.

Ia berharap pemasangan U-Ditch ini mengurangi titik-titik genangan di wilayah ini.

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Pihak Dorong Penyusunan Tata Kelola Wilayah Adat di Tapanuli Utara

“Saluran ini akan menjadi saluran primer, yang akan disambungkan ke beberapa saluran di area pemukiman di Medan Johor,” ungkapnya.

Bobby Nasution juga mengingatkan agar pekerjaan dilakukan tepat waktu dan benar-benar memperhatikan kualitas.

“Drainase yang dipasang U-Ditch ini harus terbuka, tidak ada yang tertutup, kecuali akses masuk,” katanya.

Bobby Nasution juga mengingatkan, material korekan yang tidak diperlukan agar segera diangkat. Ia tidak ingin menemukan lagi material korekan yang tidak diangkat.

“Kemarin saya menemukan adanya bekas korekan yang tidak diangkat,” ujarnya sambil mengatakan adanya laporan warga yang keberatan.

Selain itu, Bobby Nasution juga meminta dibuat pembatas agar masyarakat tahu ada pengorekan dan pemasangan U-Ditch.

Baca Juga:  Jadwal Seleksi KI Sumut 2026–2030 Disesuaikan, Tahapan Berubah Tanpa Ubah Substansi

Pembatas itu, dikatakan Bobby, juga menandakan bahwa material korekan yang tidak diangkat akan digunakan.

Plt Kadis PU, Ferry Ichsan menuturkan, saluran pemasangan U-Ditch ini sepanjang 943 meter.

“Mulai dari simpang Jalan Eka Warni. Saluran ini akan mengalirkan air ke Sungai Babura,” tuturnya.

Ferry menambahkan, pekerjaan ini merupakan lanjutan pekerjaan tahun 2018. Dimana sesuai kontrak, pekerjaan harus selesai pada 23 Desember 2021.

“Kita lihat, ini sebenarnya tinggal pasang. Permasalahan banyak utilitas. Karena itu kami akan berkoordinasi dengan pihak pemilik utilitas seperti Telkom dan PDAM,” tandasnya. [KM-07]