MEDAN, KabarMedan,com | Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengumpulkan seluruh camat di Kota Medan menyikapi cuaca ekstrim yang tengah menerpa Kota Medan belakangan ini, Senin (30/7/2018).
Selain hujan deras yang menimbulkan genangan air, cuaca ekstrim tak jarang diikuti dengan angin kencang yang merusak atap rumah warga serta menumbangkan pohon.
Apalagi sejumlah kawasan di Kota Medan digenangi air sehingga mengganggu aktifitas warga menyusul hujan deras mengguyur Kota Medan, Minggu (29/7/2018) mulai petang hingga malam.
Oleh karenanya Wali Kota minta kepada seluruh camat dan lurah agar siaga dan tanggap bencana di wilayahnya masing-masing.
“Saya minta tidak ada camat dan lurah yang meninggalkan wilayahnya di saat cuaca ekstrim, terutama ketika melihat cuaca mendung. Camat dan lurah harus tanggap serta siaga menghadapi bencana. Segera lakukan langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi bencana seperti banjir maupun angin kencang,” tegas Wali Kota.
Selanjutnya tegas Wali Kota, camat dan lurah juga harus turun langsung ke lokasi begitu wilayahnya diterpa bemcana baik banjir maupun angin kencang.
Selain melakukan evakuasi, juga mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk melayani masyarakat yang mengalami musibah.
“Saya tidak mau camat dan lurah hanya main perintah kepada bawahan, mereka harus turun dan berada di lokasi apabila terjadi. Layanilah masyarakat yang menjadi korban bencana dengan sebaik-baiknya. Lalu laporkan langsung kepada saya upaya-upaya apa saja yang telah dilakukan melalui foto, saya akan terus pantau,” ujarnya.
Di samping itu tambah Wali Kota lagi, camat dan lurah pun harus peka dengan kondisi yang terjadi di wilayahnya. Apabila melihat ada genangan air yang terjadi pasca hujan deras turun sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas, Wali Kota minta camat dan lurah turun tangan mengatasinya.
“Jangan biarkan air menggenangi ruas jalan sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. Lakukan upaya untuk mengeringkan genangan air bersama dengan kepala lingkungan serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU). Jika membutuhkan peralatan, segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum,” tandasnya.[KM-04]














