Walikota Medan Percepat Vaksinasi Terhadap Ibu Hamil

MEDAN, KabarMedan.com | Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution akan mempercepat vaksinasi terhadap ibu hamil.

Setelah mendapatkan rekomendasi dari pemerintah pusat, bahwa ibu hamil dan janinnya aman divaksin.

Sampai saat ini, Pemko Medan telah melakukan vaksinasi terhadap sebanyak 8.078 ibu hamil di Kota Medan.

Data yang diterima Pemko Medan, setidaknya ada 27.140 ibu hamil di Medan. Kriteria yang bisa divaksin harus usia kehamilan 14 sampai 33 minggu, sehingga dari data yang dihimpun ada sekitar 10.124 ibu hamil.

“Secara bertahap akan kami gencarkan program ini,” kata Bobby Nasution, Kamis (2/9).

Dari empat arahan atau instruksi presiden untuk mempercepat penanggulangan Covid-19, dimana langkah keempat adalah yang paling memungkinkan dan aman untuk ibu hamil adalah vaksinasi.

Baca Juga:  Pegadaian Gelar Kuliah Umum dan Literasi Keuangan di Universitas Satya Terra Bhineka

Saat ini, menurut Bobby Nasution, pihaknya telah melakukan vaksinasi dan sosialisasi kepada seluruh ibu hamil di Kota Medan.

“Saat ini kita sudah komunikasikan, sudah lakukan bimbingan sehingga ada 8.078 yang sudah divaksin. Ke depan akan kami programkan serbuan vaksinasi khusus ibu hamil,” pungkasnya.

Walikota Medan dan Istri dalam acara Pencanangan dan Percepatan Vaksinasi terhadap ibu hamil yang digelar Pemprovsu. (Foto: Istimewa)

Percepatan vaksinasi ini dibenarkan oleh Plt Kadis Kesehatan Kota Medan, Mardohar. Sampai saat ini katanya sosialisasi vaksinasi untuk ibu hamil ini masih terus berjalan.

Baca Juga:  Logistik Sumut Mulai Bangkit, Arus Peti Kemas Tumbuh 5% di Awal 2026

“Sosialisasi terus, dan yang berminat untuk vaksin juga cukup tinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemko Medan juga berharap semua pihak untuk mendukung upaya Pemko Medan dalam menanggulangi Covid-19 dengan cara tetap patuhi prokes dan mengurangi mobilitas.

“Medan sampai saat ini masih level 4. Kami harapkan semua pihak agar sama-sama menurun level PPKM jadi level tiga. Sehingga keinginan para ibu agar anaknya bisa sekolah tatap muka segera terwujud,” paparnya. [KM-07]