YP2M Berperan Dalam Perekonomian dan Pemberdayaan Perempuan

MEDAN, KabarMedan.com | Yayasan Perempuan Perkotaan Medan (YP2M) merupakan sebuah Yayasan yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya perempuan, melalui berbagai program pemberdayaan yang mereka jalankan sebagai wujud kegiatan rutin.

Yayasan ini tidak hanya memberikan bantuan dana kepada para perempuan di Kota Medan, namun juga memberikan pengetahuan dan bahan pembelajaran bagi perempuan-perempuan yang terdata sebagai anggota YP2M yang semuanya berprofesi sebagai penjual jamu, jajanan, pedagang bakso dan lainnya. Rata-rata mereka berasal dari kalangan menengah ke bawah, sehingga kegiatan yang dilakukan YP2M sangat membantu mereka.

Kegiatan utama Yayasan ini adalah memberikan dana bergulir berupa bantuan modal usaha, yang akan dikembalikan dalam kurun waktu satu tahun oleh para perempuan anggota YP2M, proses pengguliran dana hanya dari cicilan satu kelompok ke kelompok yang lain.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

Keuntungan yang ada diputar untuk keperluan operasional yang bermanfat hanya bagi anggota. Perempuan-perempuan anggota YP2M dibebaskan untuk meminta materi yang mereka inginkan atau butuhkan seperti pengetahuan agama, pendidikan anak, pengelolahan uang, kesehatan, bahkan politik.

Sesuai dengan tujuan awal Yayasan ini dibentuk, yaitu untuk membantu pemberdayaan ekonomi khususnya perempuan. Sejauh ini pencapaian yang telah didapatkan dari kegiatan yang telah dilakukan cukup memuaskan.

“Kami cukup senang dan puas, sejauh ini anggota-anggota yang awalnya tidak bisa membaca dan menulis sekarang sudah mampu untuk membaca dan menulis, bahkan mereka sudah berani untuk berbicara didepan umum, dan terkadang mereka pun membuka pertemuan bulanan sehingga tidak perlu tenaga lapangan lagi untuk membuka pertemuan,” ungkap Ketua YP2M, Mazdalifah, yang juga berprofesi sebagai salah seorang staf pengajar di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas sumatera utara.

Baca Juga:  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Sampai saat ini YP2M sudah melahirkan beberapa perempuan mandiri dari segi finansial sehingga mereka sudah tidak lagi memerlukan pinjaman namun hal tersebut tidak membuat mereka keluar dari keanggotaan YP2M.

“Pencapaian yang paling hebat adalah mereka sudah bisa berorganisasi dan mandiri,” pungkas Mazdalifah. [KM-01]