5 Ekor Lembu Milik Warga di Langkat Mati Dimangsa Harimau

MEDAN, KabarMedan.com | Konflik harimau memangsa ternak lembu di Kecamatan Bahorok, Langkat kembali terjadi. Hari ini ditemukan 5 ekor lembu mati akibat gigitan harimau.

Dengan demikian, tercatat dari pertengahan Desember hingga awal tahun ini sudah ada 11 ekor lembu yang diterkam harimau. Sementara itu 2 kandang jebak yang sudah dipasang di sekitar lokasi, belum berhasil memancing kedatangannya.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah V Bahorok, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Palber Turnip menjelaskan, pagi ini pihaknya kembali mendapat laporan ada lembu yang dimangsa.

Dia pun mengirimkan foto-foto lembu tersebut dengan keterangan di dalam foto dengan lokasi di Dusun Batukatak, Desa Batu Jonjong, Kecamatan Bahorok, Langkat.

“Ini berarti warga masih belum mengindahkan permohonan pak Camat. Kita omongin tarik dulu lembu dari batas kawasan,” katanya, Senin (11/1/2021).

Dia menduga harimau yang memangsa masih harimau yang sama. Dari Blok Hutan Sei Kelam hingga yang di Lau Damak.

Pihaknya sebenarnya sudah memasang 2 kandang jebak di Dusun Selayang, Desa Lau Damak dengan kambing dan bangkai lembu sisa mangsa sebagai pemancing.

“Kemungkinan masih hambar lah itu kandang jebak kita,” ujarnya.

Palber menambahkan, selama masih ada ternak lembu di sekitar kawasan taman nasional, harimau akan terus datang. Dari foto-foto terlihat, lembu-lembu tersebut masih terdapat tali di lehernya. Hal tersebut menunjukkan lembu tersebut diikat dan ditambatkan di lokasi.

Konflik harimau memangsa lembu di Kecamatan Bahorok sebagai berikut.
1. 18 Desember 2020, 1 ekor lembu di Blok Hutan Sei Kelam Resort Bahorok
2. 25 Desember 2020, 2 ekor lembu di Dusun Selayang, Desa Lau Damak
3. 6 Januari 2021, 2 ekor lembu di Dusun Selayang, Desa Lau Damak
4. 8 Januari, 1 ekor di Dusun Selayang, Desa Lau Damak
[KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.