SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Serdang Bedagai, Soekirman mengharapkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19 di Sergai secepatnya bisa terealisasi.
Soekirman mengungkapkan, bahwa Gubernur Edy Rahmayadi telah mengalokasikan APBD Provinsi Sumatera Utara untuk bantuan kepada masyarakat terdampak COVID-19 di seluruh Sumut.
Oleh karena itu, ia berharap anggaran tersebut bisa secepatnya disalurkan ke Kabupaten Sergai agar bisa segera direalisasikan kepada masyarakat yang terdampak.
“Serdang Bedagai sangat berharap bantuan Pemprov Sumut bisa segera datang, setelah teleconference pada hari ini membahas keluarga yang terdampak COVID-19, Pak Gubernur menyatakan sudah mengalokasikan dana APBD Pemprov Sumut untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak ke seluruh masyarakat di 33 Kabupaten/Kota di Sumut,” kata Soekirman, yang juga merupakan Bupati Sergai, di Posko Gugus Tugas Sergai, Senin (3/5/2020).
Soekirman juga meminta agar anggaran bantuan yang akan disalurkan ke Kabupaten Sergai tersebut, dapat dikirim dalam bentuk dana tunai bukan barang atau sembako yang bisa sangat merepotkan serta bisa mengindikasikan korupsi.
Untuk Kabupaten Sergai sendiri, dia mengungkapkan, ada 51.084 ribu Kepala Keluarga yang sudah dikirimkan datanya untuk dapat menerima bantuan dari Pemprov Sumut sebesar Rp225.000 per-KK.
Sama halnya dengan penerima bantuan yang diajukan ke Kementerian Sosial, saat ini juga datanya sudah dikirim ke Pusdatinsos dan tinggal menunggu realisasinya saja.
“Pak Gubernur kelihatannya setelah melihat data yang ada, maka beliau ingin meringankan kondisi masyarakat yang saat ini masih menunggu bantuan yang belum turun. Maka Provinsi mengambil kebijakan, akan menyalurkan bantuan yang dialokasikan dari APBD sendiri. Untuk ini sangat kami sambut baik, kalau nanti ada pertanyaan mengapa ada bantuan berbeda jumlahnya maka inilah bantuan dan kemampuan dari Pemprov,” kata Soekirman.
“Sedangkan dari Kemensos yang besarannya Rp600.000 per bulan per KK, saat ini datanya sudah dikirim by name by address sudah masuk ke Pusdatin. Kita juga masih menunggu dan kita berharap bersama dengan Bupati/Wali Kota di Sumut juga agar segera bisa terealisasi segera,” pungkasnya. [KM-04]














