SERDANG BEDAGAI,KabarMedan.com | Sebagai lembaga yang peduli dengan UMKM, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sergai, mengajak Pemkab Sergai untuk mengkaji ulang rencana relokasi pedagang Pekan Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah.
“Harusnya ditata lebih baik, bukan direlokasi sebab mereka ini pelaku UMKM yang harus dibina dan didukung”, ucap Ketua Kadin Sergai, Suyanti saat ditemui di kantor Kadin Sergai, Dusun I Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Sumut, Selasa (25/01/2022).
Menurut Suyanti, keberadaan Pekan Lelo yang sudah puluhan tahun berdiri alangkah baiknya dilakukan penataan saja agar lebih baik ketimbang dilakukan relokasi.
Ia menilai, keberadaan Pekan Lelo yang sudah berdiri 19 tahun, membuat para pedagang lebih nyaman daripada lokasi baru yang ditetapkan Pemkab Sergai sebagai lokasi relokasi.
Selain itu, lokasi Pasar Rakyat yang diberikan Pemkab Sergai juga berdiri di tanah pribadi sama halnya dengan Pekan Lelo sehingga mendapat penolakan dari pedagang.
Olehkarenanya jika tidak ada Perda yang dilanggar maka Pemkab Sergai harusnya menata Pekan Lelo agar lebihbaik lagi, ketimbang melakukan relokasi ke Pasar Rakyat.
“Pekan lelo merupakan urat nadi atau sumber ekonomi masyarakat Sei Rampah yang sudah berjalan tahunan, untuk itu Pemkab Sergai harus mengkaji ulang rencana relokasi tersebut”, ucap Suyanti.
Suyanti menegaskan bahwa Kadin tetap mendukung para pedagang untuk berjualan, dukungan itu perlu dilakukan, sebab, selain pendongkrak ekonomi masyarakat, pedagang juga merupakan bagian dari pelaku UMKM yang harus terus dibina.
” Mereka, para pedagang Lelo itu juga bagian dari UMKM, penggerak roda perekonomian yang harus kita dukung bersama perekonomiannya”, ucapnya.
Sebagai dukungan terhadap pelaku UMKM tersebut, Kadin Sergai telah menyiapkan Rumah UMKM sebagai usaha untuk melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi di Sergai. Rumah UMKM tersebut katanya, diperuntukkan bagi pelaku UMKM sebagai pemulihan ekonomi bagi yang terdampak pandemi.[KM-04]














