Empat Sopir Bus Positif Narkoba, Dilarang Angkut Penumpang Mudik

Ilustrasi Mudik (Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Untuk menjamin keamanan dan keselamatan mudik, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara melakukan tes urine sebagai bentuk uji kesehatan dan kelayakan terhadap sopir bus yang akan menangkut penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut Alfi Syahriza mengatakan, sejauh ini ada empat orang sopir yang positif menggunakan narkoba.

“Ada empat orang yang kita ketahui menggunakan narkoba setelah dilakukannya tes urine. Mereka dilarang tegas untuk membawa penumpang mudik lebaran,” ujarnya, Rabu (27/4/2022).

Tak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap nahkoda kapal yang melayani pengangkutan penyeberangan di perairan Danau Toba.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Pertamina Siapkan Penyaluran 1,2 Juta Tabung LPG 3 Kg

Sebelumnya, Alfi Syahriza menyebut antusias masyarakat untuk mudik semakin tinggi terutama setelah tidak mudik selama dua tahun ke belakang.

“Tahun ini diperkirakan 2,3 Juta orang mudik atau pulang ke wilayah Sumatera Utara,” ujarnya, Rabu (27/4/2022).

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku saat melakukan perjalanan.

“Masyarakat yang melakukan mudik diwajibkan tetap menjaga protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19. Meskipun kondisi sudah terkendali, tapi tetap untuk diimbau agar waspada,” tuturnya.

Baca Juga:  Arus Peti Kemas di Sumatera Utara Meningkat, Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung Tunjukkan Pemulihan Logistik

Ia memperkirakan lonjakan arus mudik akan terjadi pada H-2 atau 30 April 2022 mendatang. Sementara puncak arus balik akan terjadi sekitar tanggal 8 Mei 2022.

Untuk memastikan keamanan laju mudik, Dishub juga telah mendirikan posko-posko yang akan mengecek kondisi kelayakan kendaraan moda transportasi umum, dan saran tes urine bagi pengemudi di terminal. [KM-06]