Masa Jabatan Berakhir, Umar Junaidi dan Oki Doni Pamit ke Warga Tebingtinggi

TEBINGTINGGI, KabarMedan.com | Walikota dan Wakil Walikota Tebingtinggi masa jabatan 2017-2022, Umar Junaidi Hasibuan dan Oki Doni Siregar, secara resmi pamit dari tampuk Pemerintahan Kota Tebingtinggi.

Keduanya pamit, sebab masa jabatannya secara resmi telah berakhir pada Minggu 22 Mei 2022 kemarin.

Dalam kesempatan acara pelepasan yang digelar di Rumah Dinas Walikota, Senin, (23/05/2022), Umar Junaidi menyampaikan kata-kata terakhirnya.

Ia mengatakan, agar masyarakat Kota Tebing Tinggi tetap mendukung Wali Kota yang baru, berkontribusi untuk kemajuan Kota Tebing Tinggi.

“Kami nyatakan, kami dulu hadir karena dukungan doa Bapak, Ibu sekalian. Sekarang kami dihantar dengan doa Bapak dan Ibu sekalian. Harapan kami ke depan, dukunglah Bapak Wali Kota yang baru, mari kita berkontribusi, memajukan kota yang kita cintai,” ucap Umar.

Umar juga menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat karena apa yang telah dilakukan untuk Kota Tebingtingg belum memenuhi ekspektasi masyarakat.

“Terimakasih kami sampaikan kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi dan Forkopimda. Kami merasa apa yang kami perbuat masih jauh dari kesempurnaan. Kami tidak bisa membalas, hanya Allah SWT yang mampu melipat gandakan, memberi kesehatan dan kekuatan kepada kita dan menunjukkan kepada kita jalan kebenaran”, ujarnya.

Baca Juga:  Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp. 4,3 T Pada Caturwulan I 2026

“Dengan ini kami ijin dari rumah dinas ini untuk selanjutnya rumah ini berada di kendali Plh. Wali kota atau Bapak Muhammad Dimiyathi. Mari kita dukung Beliau dan mudah – mudahan Kota Tebing Tinggi tetap jaya dan terus jaya untuk selamanya,” tutup Umar Zunaidi Hasibuan.

Sementara itu Oki Doni Siregar, menyampaikan, perpisahan itu sesungguhnya tidak akan ada kalau orang memandang dengan hati dan jiwa.

“Kami memandang seluruh masyarakat Kota Tebing Tinggi dengan hati dan jiwa kami, maka tidak ada kata perpisahan. Acara ini hanya formal di rumah dinas, setiap orang ada masa dan setiap masa ada orangnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh unsur pejabat Pemko Tebingtinggi dimana Ia merasa masih banyak kekurangan yang dilakukan sewaktu menjabat sebagai Wakil Walikota Tebingtinggi.

“Disana – sini banyak hal terkadang bisa menggores perasaan dari masyarakat yang ada dan apa yang kami lakukan selama ini masih jauh dari harapan bukan karena kesengajaan namun karena keterbatasan. Maka kesempatan ini dari lubuk hati yang dalam, kami mohon maaf sebesar – besarnya,” pungkas Oki.

Baca Juga:  Terkait Pembangunan Tower B RS Haji Medan, Ini Penjelasan Pemprov Sumut

Sedangkan, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution mengatakan, acara perpisahan ini bukanlah perpisahan pribadi namun hanyalah perpisahan dengan jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Kita yakin ke dua orang tua kita ini tidak akan berpisah secara batiniah, hati kita tidak akan terpisah, karena kita sebuah keluarga, memikirkan bagaimana terbaik buat Kota kita. Saya percaya pengabdian orang tua kita tidak terbatas jabatan yang selama ini di emban Beliau. Saya yakin Bapak Umar dan Bapak Oki masih mengabdi di kota Tebing Tinggi yang kita cintai ini,” ujar Ketua DPRD.

Ia juga turut menghaturkan doa kepada Umar Zein dan Oki Doni, semoga selalu diberi kesehatan dan keberkahan.

“Doa yang dapat kami sampaikan. Bapak selalu diberi kesehatan keberkahan dalam umur. Selama 10 tahun menjabat di Kota Tebing Tinggi ini apa yang dilakukan semua bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Terakhir kami ucapkan selamat jalan kepada orang tua kami, mohon maaf kami apabila ada penyampaian yang kurang pada tempatnya,” pungkas Ketua DPRD.[KM-04]