MEDAN, KabarMedan.com | Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) menggelar kegiatan technical meeting kompetisi Festival Teater Anak (FTA), di gedung pementasan Teater O USU, pada Senin (12/10/2015). Kegiatan tersebut dilakukan mengawali proses pementasan dan penjurian yang akan dilakukan pada Rabu (14/10/2015).
Pelaksanaan FTA tahun ini merupakan yang ke-3 sejak tahun 2013 lalu. Yayasan PKPA bekerjasama dengan Sineas Film Documentari, O-Pictures, Teater O USU dan Aliansi Relawan Muda Indonesia dengan dukungan dari Kinder Not Hilfe.
Penyelenggara sepakat mengusung tema “Kami Istimewa. Kami Berbeda. Kami Punya Masa Depan”, dengan lima sub tema yang berbeda: anak yang berkonflik dengan hokum, anak korban penyalahgunaan NAPZA, anak korban dari tindak pidana perdangan orang (trafficking), anak penyandang disabilitas, dan anak-anak korban bencana alam.
Penyelenggaran tecnical meeting memiliki beberapa tujuan, diantaranya memberikan penjelasan tentang pementasan (durasi, setting panggung, standar properti, pencahayaan, dan penggunaan musik), menggali dan menguatkan proses penggarapan pementasan teater, serta media saling berbagi ilmu dalam bidang penggarapan teater antar sesama komunitas teater anak.
“Kami juri nantinya akan menilai beberapa aspek dalam pementasan peserta, diantaranya penyutradaraan, keaktoran, totalitas, kesesuaianan dengan ide cerita,” kata Eddy Siswanto selaku pemateri technical meeting.
Selain mendapatkan pendalaman materi, peserta technical meeting yang merupakan perwakilan komunitas teater anak juga melakukan pengundian nomor peserta pementasan (NPP).
“Komunitas teater anak terbaik 1, 2, dan 3 serta insan sutradara, dan aktor terbaik akan diberikan hadiah dalam penganugerahan Festival Film Anak (FFA) dan FTA pada 21 November 2015 nanti,” ungkap Ketua Panitia FFA dan FTA 2015, Ismail Marzuki.
Berikut ini urutan sesuai dengan NPP dan judul pementasan peserta : NPP 01 Komunitas Teater TAT SMK Tritek (Permainan), NPP 02 Komunitas Teater Padi SMP Muhammadyah 3 Medan (Keluargaku Oh Keluargaku), NPP 03 Komunitas Teater Eceng Gondok (Bukan Penghalang Segalanya), NPP 04 Teater Tabel SMAN 12 Medan (Anti Dijual), NPP 05 Teater Rawit SMAN 1 Medan (Kelebihan Dibalik Kekurangan), NPP 06 Teater Dharmateta SMA Dharma Pancasila (Jani Dedek), NPP 07 Teater Ethernal 77 SMA Shanto Thomas 1 Medan (Jaring Maut), NPP 08 Teater Roteta SMA Marthadinata (Puzzle), NPP 09 Teater KWK Berastagi, serta NPP 10 Teater Temuga SMAN 3 Medan (Pergi Sekolah). [KM-01]















