MEDAN, KabarMedan.com | Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait produk yang akan membanjiri pasar Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Harapan tersebut dikemukakan Tengku Erry Nuradi, dalam acara pembukaan seminar dengan tema “Sumatera Utara Mempersiapkan Produk Halal Dalam Rangka Kompetensi Global”, yang digelar Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA-USU) dan Lembaga Pengkajian Pangan Obat dan Makanan (LP-POM) MUI Sumut, di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, Kamis (21/4/2016).
Dalam kesempatan tersebut, Erry mengatakan, labelisasi halal terhadap produk makanan dan alat rumah tangga, tidak dimaksudkan membatasi produk luar masuk ke Indonesia, tetapi sebagai langkah dalam menjaga akidah umat.
“Produk makanan berlabel halal justeru mendapat respon dari pasar global. Itu artinya, label halal memberikan kepercayaan tersendiri bagi konsumen akan kebaikan dan manfaat suatu produk,” ujar Erry.
Seiring dengan itu, labelisasi produk halal juga mendiring ekonomi syariah di sejumlah negara. Konsep syariah, tidak hanya diterima umat Islam, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat dunia dengan berbagai macam agama.
“Untuk itu, MUI kita harapkan menjadi lembaga yang berperan aktif dalam mengawasi produk yang masuk ke dalam negeri dalam pasar bebas dan era MEA ini,” harap Erry.
Selaku Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut, Erry juga optimis konsep ekonomi syariah akan mengalami perkembangan pesat dalam era MEA, pasca disahkannya UU No. 3 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal.
“Produk halal akan memberikan rasa aman bagi semua orang. Demikian bisnis lain yang menerapkan konsep syariah,” sebut Erry.
Baca Halaman Selanjutnya














