IHSG Cenderung Tertekan Akibat Sentimen The Fed

JAKARTA, KabarMedan.com | Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung tertekan pekan ini periode 10 – 17 Februari 2017. IHSG turun sekitar 0,39 persen dari kisaran 5.371,66 pada 10 Februari 2017 menjadi 5.350,93 pada 17 Februari 2017.

Mengutip laporan PT Ashmore Assets Management Indonesia, IHSG turun lantaran investor cenderung bertahan terhadap komentar pimpinan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve, Janet Yellen.

Di tengah IHSG yang tertekan, performa saham berkapitalisasi kecil mampu melebihi kinerja saham-saham unggulan. Indeks saham LQ45 merosot 1,48 persen yang didorong sektor saham keuangan terutama bank.

Selain itu, tekanan IHSG juga didorong aksi jual investor asing. Tercatat investor asing melakukan aksi jual sekitar USD18,5 juta atau sekitar Rp246,80 milyar (asumsi kurs Rp 13.341 per dollar Amerika Serikat).

Sementara itu, sektor saham industri dasar, properti, dan infrastruktur menjadi sektor saham yang mencatatkan performa terbaik pada pekan ini. Di pasar surat utang atau obligasi, aliran dana investor mencapai USD93,2 juta. [KM-01]