Sektor Swasta Diajak Berperan Aktif Majukan Pemberdayaan Perempuan

JAKARTA, KabarMedan.com | Dalam mendukung agenda pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG) 2015 – 2030, yaitu mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Telkomtelstra bersama Ceritaperempuan.id, bersama berkolaborasi dalam ajang Indonesian Women’s Forum tahun 2018.

Tujuan dari forum ini adalah untuk menunjukkan pentingnya penerapan regulasi di tempat kerja, yang mempromosikan keberagaman gender dan memberdayakan karyawan perempuan.

Dalam forum itu, Public Affairs and Communications Director CCAI, Lucia Karina mengatakan, bahwa pencapaian keberagaman gender di sektor swasta dapat didorong melalui berbagai cara, salah satunya dengan memastikan bahwa kedua jenis gender mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal pengembangan kapabilitas.

“Karyawan perempuan di CCAI memainkan peran penting dalam tiap aspek bisnis kami, termasuk memegang posisi pimpinan dalam fungsi-fungsi yang banyak didominasi oleh laki-laki, seperti manufaktur, distribusi, cold drink equipment and services. Para pemimpin perempuan yang sangat hebat ini telah sukses menggapai potensi mereka dengan semangat pantang menyerah, kerja keras, serta mengikuti program-program pelatihan komprehensif yang dirancang secara khusus bagi karyawan perempuan di CCAI,” katanya, Kamis (12/4/2018).

Baca Juga:  Konferensi “Alumni United” Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

Beberapa tahun belakangan ini, CCAI telah melebarkan fokusnya dalam membangun program pengembangan kapabilitas yang komprehensif bagi karyawan perempuan dan laki-laki untuk mencapai keberagaman gender. Hingga saat ini CCAI memiliki 28,2% karyawan perempuan yang menduduki posisi managerial.

Sementara, Telkomtelstra juga menyadari kebutuhan untuk menciptakan dan mempertahankan keberagaman gender di lingkungan kerja dengan berkomitmen pada janji perusahaan terhadap kesetaraan yang diluncurkan pada tahun 2016.

“Kami percaya bahwa dibutuhkan suatu komitmen yang signifikan dari perusahaan untuk mengembangkan berbagai regulasi juga fasilitas yang dapat membantu pencapaian kesetaraan gender secara lebih cepat. Di Telkomtelstra, kami terus berusahaa untuk mendorong keberagaman dan inklusivitas melalui berbagai program, seperti waktu kerja yang fleksibel, fasilitas ruang laktasi bagi para ibu, dan penambahan cuti bagi karyawan laki-laki yang baru saja menjadi ayah,” beber President Director Telkomtelstra, Erik Meijer.

Menurutnya, Telkomtelstra memiliki kebijakan perusahaan yang memastikan adanya kesempatan yang sama bagi karyawan perempuan untuk mengisi posisi kepemimpinan.

Baca Juga:  Konferensi “Alumni United” Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

“Kami terus berupaya untuk mendorong keseimbangan gender dalam posisi kepemimpinan di organisasi kami,” tambah Erik.

Di dalam forum tersebut, Ceritaperempuan.id juga menjelaskan, tentang hasil riset McKinsey Global tentang pentingnya kerjasama dan kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan asosiasi profesional untuk memberdayakan keberagaman gender.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa bentuk kolaborasi antara sektor publik dan swasta dapat mengurangi masalah kesenjangan gender di lingkungan kerja pada tahun 2025 dan dapat meningkatkan angka produk domestik bruto (Gross Domestic Product) di dunia sebesar USD 12 milyar. Hal ini menunjukkan potensi yang sangat besar bagi tenaga kerja perempuan di Indonesia.

Forum Indonesian Women’s Forum tersebut juga berhasil menghasilkan suatu lembar rekomendasi tentang berbagai regulasi, yang dapat diaplikasikan di lingkungan kerja untuk mencapai keberagaman gender.

Rekomendasi tersebut merupakan perwujudan komitmen sektor swasta dalam mendukung pemerintah untuk mempromosikan pentingnya keberagaman gender dan pemberdayaan perempuan secara aktif melalui pembentukkan regulasi yang akan melindungi kesejahteraan karyawan perempuan dan memberkuat kesetaraan hak asasi manusia. [KM-01]