Daniel Sahuleka Akan Panaskan Medan Master Jazz

MEDAN, KabarMedan.com | Empat musisi jazz akan menghibur para pecinta musik jazz Kota Medan Kamis (19/4/2018) malam. Hotel JW Marriot Medan akan menjadi panggung bagi penampilan keempat musisi jazz yang bertajuk Medan Master Jazz 2018.

Keempat musisi jazz tersebut adalah Sandhy Sondoro, Daniel Sahuleka, Erucakra Planet 9, dande Professor USU Band. Sebagai artis nasional yang lebih dahulu dikenal di dunia musik internasional, Sandhy adalah nama yang tak diragukan lagi kemampuan olah vokalnya. Namanya bahkan menjadi magnet yang menyedot perhatian para penggemar musik jazz.

“Sandhy akan hadir di tengah-tengah penonton dengan tembang-tembangnya yang telah populer. Dia akan menghentak dengan suaranya yang khas. Sandhy akan menghangatkan malam kota Medan,” kata General Manager WEM, Rio Tambunan, Kamis (19/4/2018) sore.

Baca Juga:  Konferensi “Alumni United” Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

Tak kalah “hangat” adalah musisi jazz Daniel Sahuleka. Melalui tembangnya yang melegenda “Don’t Sleep Away”. Warga Belanda berdarah Sunda-Ambon ini sengaja datang jauh-jauh dari negeri Kincir Angin untuk mengibur penggemar jazz di sini.

Erucakra Planet 9 juga tak kalah menarik. Dimana, Erucakra yang telah menjadi ikon jazz dari Medan, telah pula menjadi artis jazz internasional.

“Berbagai punggung jazz internasional telah dijajalnya. Kali ini secara khusus, Erucakra menggandeng Planet 9 untuk Medan Master Jazz,” ungkap Managing Director World Event Management (WEM), Arsyadona.

Baca Juga:  Konferensi “Alumni United” Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

Sedangkan de Professor USU Band adalah grup yang akan menampilkan keunikannya yang menggugah. Mereka adalah para professor dari USU yang juga aktif bermusik. Bukan sembarangan professor yang melulu disibukkan urusan akademik,tetapi para personilnya juga sudah malang melintang di berbagai panggung musik.

“Di panggung Medan Master Jazz ini juga akan menunjukkan performa tiga grup band pemenang jazz competition. Sementara di bawah panggung karya mural yang menjadi juara akan ditampilkan. Baik jazz competition maupun mural competition adalah dua kegiatan road to Medan Master Jazz, yang semakin memastikan pertunjukan musik ini akan memuaskan penontonnya,” pungkasnya. [KM-03]