Musim Panen, HET 2017 Masih Berlaku

MEDAN, KabarMedan.com – Januari 2019, panen padi di Sumatera Utara (Sumut) sebesar 484.433 ton dari lahan seluas 93.196 hektare. Hingga sekarang, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dan premium masih belum berubah dari dua tahun yang lalu, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI, (Permendagri) No.57/M-DAG/PER/8/2017.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara, M. Juwaini mengatakan, di dalam peraturan tersebut HET beras medium sebesar Rp 9.950/kg dan beras premium sebesar Rp 13.300/kg, berlaku untuk Sumatera, kecuali Lampung dan Sumatera Selatan yang setara dengan HET di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi sebesar Rp 9.450/kg (medium) dan Rp 12.800/kg (premium).

Sedangkan untuk Kalimantan sebesar Rp 9.450/kg (medium) dan Rp 13.300/kg. Maluku dan Papua Rp 10.250/kg (medium) dan Rp 13.600/kg (premium). “Jadi memang kalau tiap daerah ada yang sama ataupun berbeda. Kalau misalkan harga sekarang ada yang jual beras dari petani itu Rp 108.000/10 kg, itu masih normal,” katanya.

Dikatakannya, panen padi di awal tahun masih berlangsung diperkirakan hingga bulan Maret mendatang. Bahkan beberapa petani sudah mulai melakukan penyemaian untuk kembali ditanam. “Sejak Januari memang sudah ada yang panen dari pertanaman di 2018. Dan ini kan sekarang di beberapa daerah sudah siap panen dan ada yang masih panen,” katanya.

Dari data yang diperoleh, luas panen paling besar berada di Mandailing Natal, seluas 15.165 hektare dengan produksi sebanyak 72.096 ton. Kemudian Serdang Bedagai seluas 13.043 hektare dengan produksi sebanyak 74.607 ton. Sementara itu yang paling kecil di Tanjung Balai seluas 10 hektare dengan produksi 78 ton. (KM-05).