
MEDAN, KabarMedan.com | Grab menawarkan empat kemudahan dari GrabBike agar pelanggan dapat lebih memaksimalkan waktu mereka, dan mendapatkan armada GrabBike lebih cepat. Hal ini sebagai bentuk dukungan penuh yang dilakukan untuk para pejuang #AntiNgaret.
Empat kemudahan yang diberikan, yaitu pertama 5 Juta Titik Jemput untuk penjemputan lebih akurat Grab memiliki tim pemetaan khusus, yang bertugas mengidentifikasi dan menciptakan titik penjemputan baru di berbagai lokasi di Indonesia.
Kedua, Venues untuk mendapatkan panduan visual menuju titik jemput terdekat. Dimana, Venues memberikan penumpang panduan visual (foto) dan teks untuk dapat menuju titik jemput terdekat dengan mereka, yang dapat diakses setelah mereka mendapatkan alokasi kendaraan.
“Ketiga “Alamat Tersimpan” untuk pemesanan lebih cepat. Penumpang dapat mendaftarkan atau menyimpan berbagai tempat yang sering mereka kunjungi pada aplikasi Grab,” kata Ken Pratama, City Manager 2-Wheel Medan Grab Indonesia, di Medan, Selasa (13/8/2019).
Keempat, kirim pesan suara & foto dari GrabChat untuk komunikasi lebih cepat. Ini dilakukan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan para penumpang dalam proses pemesanan.
Penumpang dapat mengirimkan foto di dalam aplikasi GrabChat untuk titik temu lebih akurat. Penumpang juga dapat mengirimkan pesan suara dalam aplikasi GrabChat untuk memudahkan komunikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Grab juga memiliki lebih dari 90 orang tim pemetaan di Indonesia yang akan membuat perjalanan para pejuang #AntiNgaret dengan GrabBike menjadi lebih optimal.
Tim tersebut bertugas membangun point of interest (POI) dan titik hijau sebagai lokasi penjemputan untuk memudahkan proses perjalanan mitra pengemudi dan penumpang Grab.
“Dengan demikian rute yang diarahkan juga lebih efisien dan estimasi waktu tiba menjadi lebih akurat dan akan menambah ketepatan waktu,” jelasnya.
Grab merupakan decacorn pertama di Asia Tenggara dan Grab Indonesia telah menjadi salah satu unicorn di Indonesia. Saat ini, Grab menyediakan layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara di 338 kota yang tersebar di 8 negara dengan lebih dari 152 juta unduhan aplikasi, termasuk Indonesia tempat Grab beroperasi di 224 kota dari Sabang hingga Merauke.
Berdasarkan hasil penelitian Riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, Grab telah berkontribusi sebesar 48,9 triliun Rupiah bagi perekonomian Indonesia di tahun 2018.
Selain transportasi, bisnis layanan pesan-antar makanan GrabFood juga berkembang pesat di Indonesia, beroperasi di 178 kota di Indonesia dengan volume pengiriman tumbuh hampir 10 kali lipat pada tahun 2018. [KM-03]













