Terduga Bom Bunuh Diri Jarang Berkomunikasi dengan Warga Sekitar

Rumah Rabbial Muslim Nasution di Gang Melati, Pasar 1 Rel, Marelan dipasangi garis polisi.

MEDAN, KabarMedan.com | Terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolretabes Medan Rabbial Muslim Nasution dan istrinya merupakan warga baru di Hang Melati, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan.

Salah seorang warga Syahrul (23) mengatakan, Rabbial sangat tertutup. Keduanya jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Tegur sapa dilakukan hanya sekedarnya saat berpapasan.

Ia hanya bertemu dengan Rabbial dan istrinya pagi hari saat keduanya akan pergi. “Tak tahu kerjanya apa. Katanya ojek online,” katanya.

Saat berpapasan, katanya, tegur sapa hanya sekedar saja. Dengan rutinitas demikian, ia mengaku tidak mengenal keduanya dengan baik.

Baca Juga:  Toba Caldera Culture Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Paduan Suara Internasional

“Dia (Rabbial dan istri-red) berangkat kerja pagi, pulangnya jam 12 malam. Jaranglah ngobrolnya,” ujarnya.

Ia tidak pernah merasa curiga dengan tetangga barunya tersebut. “Ada lah pernah kemarin kayak mukul-mukul dinding, mungkin pasang paku. Selebihnya tak ada lah,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, sekitar tiga Minggu lalu teman-teman Rabbial berkunjung ke rumanhya menggunakan sepeda motor. Saat itu, pintu rumahnya dibuka.

Baca Juga:  Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pelaku Usaha Diminta Urus Izin

“Ada lah dua atau tiga kereta (sepeda motor). mereka berboncengan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menggeledah rumah kontrakan Rabbial di Gang Melati, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan. Rumah bernomor 212 c itu milik seorang warga bernama Fauziah sejak sebulan yang lalu.

Setelah sekitar sejam penggeledahan di rumah itu, polisi membawa sejumlah barang-barang dari rumah tersebut. Barang-barang tersebut seperti kabel, kotak, anak panah, pipa besi panjang dan juga satu koper berwarna hitam. [KM-05]