AJIBATA, KabarMedan.com | PT. Aguafarm Nusantara (PT AN) Regal Springs Indonesia menjalin hubungan silaturahmi bersama jurnalis Serdang Bedagai (Sergai) dan Jurnalis di Toba meninjau langsung lokasi budidaya ikan nila di Keramba Jaring Apung ( KJA) PT AN di Huta Pangambatan, Perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir, Sabtu (30/11/2019).
Peninjauan itu langsung di pimpin External Affairs Senior Manager PT AN, Kasan Mulyono didampingi Manager Community Affair Senior Dian Oktavia dan Humas Afrizal.
Kasan Mulyono mengatakan silaturahmi dengan Jurnalis Sergai dan yang di Toba dirangkai dengan lokakarya bertujuan bertujuan menjalin silaturahmi antara perusahaan dengan insan pers.
“Tujuan pertemuan ini, untuk meningkatkan silaturahmi antara perusahaan dengan insan pers. Karena insan pers merupakan forum bagi perusahaan untuk menjelaskan segala kegiatan dalam hal program peduli untuk masyarakat, serta merupakan sarana bagi kami untuk mendapatkan masukan,” ungkap Kasan
Terkait lingkungan, bahwa pengelolaan manajemen PT AN terhadap ramah lingkungan dan terus memaksimalkannya, baik dalam segi komunikasi kegiatan perusahaan. Oleh karena itu melalui silahturahmi dengan insan pers pihak perusahaan berjanji akan lebih meningkatkan komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan.
Sikap Perusahaan terhadap issu negativ terhadap pemberitaan tentang pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan budidaya KJA di Danau Toba. Perusahaan akan berupaya untuk dapat menyampaikan informasi dan mengkomunikasikan tentang kegiatan KJA perusahaan.
Sementara terhadap Izin dan Legalitas perusahaan, Ia mengungkapkan telah memenuhi semua ketentuan dan regulasi yang ditetapkan baik secara prinsip untuk kegiatan investasi dan izin pengelolaan Lingkungan Hidup.
“Intinya, perusahaan berkontribusi cukup besar untuk Negara dan menciptaan lapangan kerja bagi masyarakat dan akan mengelola lingkungan sebaik mungkin,” jelasnya.
Sementara itu Manager Community Affair Senior Dian Oktavia menambahkan, bahwa pengolaan ramah lingkungan termasuk salah satu program CSR.
“Upaya perusahaan dalam menagani limbah sesuai ISO, bagian dari tanggung jawab sosial(CSR). Ada tiga pilar ‘kami peduli’ yaitu, lingkungan, komunitas dan produksi ikan tilapia alami. Jadi, upaya perusahaan secara komprehensif menjaga lingkungan secara berkesinambungan,” kata Dian.
Dalam pengelolaan Keramba Jaring Apung (KJA), Asisten Manager Pengamatan Fredy Panjaitan menyampaikan bahwa, kedalaman KJA 6 m, padat tebar maksimal 100 ribu ekor degan Masa pemeliharaan 8 bulan, Recovery 65 %.
(Survival Rate Angka Kehidupan 65% dan Mortality 35 %). Pengelolaan Parameter Kualitas Air, Lanjut Fredy, Secara rutin pemantauan kualitas air melalui Lab PTAN, dan secara berkala pengujian sample air di sekitar lokasi KJA bekerjasama dengan DLH Provinsi Sumut dan DLH Kabupaten.
Sedangkan, Wartawan Unit Pemkab Sergai, Darmawan selaku ketua terpilih mengapresiasi lokakarya sekaligus sosialisasi program KAMI PEDULI yang digelar PT. Aquafarm Nusantara bersama para jurnalis Sergai, Simalungun dan Tobasa ini.
Kegiatan dua hari tersebut, menurut Dia sangat bermanfaat bagi para jurnalis untuk mengetahui lebihdalam mengenai sistem pengelolaan budidaya ikan Tilapia, yang tertata rapi, bersih dan ramah lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PT. Aquafarm Nusantara yang melibatkan jurnalis dalam kegiatan ini. Ini suatu kebanggan bagi kami, selain mempererat silaturahmi acara ini juga menambah pengetahuan kami soal pengelolaan ikan Nila yang dilakukan oleh perusahaan”, kata Darmawan.
Ia berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan erat antara perusahaan dan insan pers serta pemangku kepentingan lainnya, dimana media berfungsi sebagai corong untuk memberikan masukan kepada perusahaan dan informasi kepada masyarakat, agar dapat memberikan efek yang baik bagi keduanya sehingga program pembangunan sektor ekonomi dapat berjalan dengan baik pula.[KM-04]














