JAKARTA, KabarMedan.com | Tujuan didirikannya perusahaan oleh seseorang atau grup adalah mendapatkan keuntungan dari barang atau jasa yang dijual. Proses menghasilkan barang untuk dijual ini disebut dengan manufaktur.
Akan tetapi, arti dari menghasilkan produk untuk dijual ini bentuknya fisik. Bisa dikatakan, produk yang bentuknya digital atau lebih ke jasa, tidak melakukan proses manufaktur. Lalu, apa kaitannya dengan peran teknologi terhadap perkembangan manufaktur? Berikut penjelasan yang menghubungkan manufaktur dan peran teknologi saat ini.
Apa Itu Manufaktur?
Manufaktur merupakan proses dalam menghasilkan barang-barang yang berbentuk fisik seperti kendaraan, pakaian, barang elektronik dan masih banyak lainnya. Contoh-contoh tersebut bisa dikategorikan menjadi barang jadi atau setengah jadi. Misalnya sparepart mesin kendaraan, kain baju, benang, dan lain sebagainya.
Produksi ini dilakukan secara masif atau dalam skala besar untuk pemenuhan kebutuhan. Ada beberapa jenis industri yang menjadi manufaktur penghasil barang-barang seperti Industri Tekstil, Industri Pemrosesan Metal, Industri Automotif, Industri Olahan Makanan, dan Industri Teknik.
Perkembangan Proses Manufaktur
Setiap tahunnya, proses manufaktur mengalami peningkatan yang signifikan. Di mana, revolusi industri terjadi dalam membantu proses manufaktur agar menghasilkan atau memproduksi barang secara efisien.
Bisa ambil contoh dari proses pembuatan pisau yang dulu dilakukan dengan cara melelehkan batu bara, ditempa dan dibentuk sedemikian rupa untuk menjadi sebuah pisau. Hal ini yang disebut ketidakefisienan dalam proses manufaktur. Selain itu, ada juga hal-hal yang menjadi alasan terjadinya revolusi industri seperti berikut ini:
1. Pemanfaatan Regulasi dan Biaya
Kedua faktor ini menjadi alasan kuat terjadinya revolusi industri, di mana regulasi serta biaya mempengaruhi keberlangsungan proses manufaktur. Dampak regulasi dan biaya begitu akan begitu besar dirasa jika suatu perusahaan tidak mengefisienkan proses manufaktur. Berikut penjelasan mengenai hal tersebut:
2. Regulasi
Proses manufaktur beberapa industri memiliki dampak yang berbeda-beda, khususnya dalam soal penghasil limbah. Regulasi yang mengatur hal ini pastinya sangat ketat. Mengingat regulasi setiap negara berbeda-beda, jadi pihak industri harus benar-benar memiliki opsi yang memberikan permasalahan tersebut.
3. Biaya
Setiap proses produksi barang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya ini dikategorikan menjadi 3 jenis seperti:
4. Direct Material Cost
Biaya yang digunakan untuk mendapatkan bahan-bahan dasar pembuat barang seperti contoh industri pakaian membutuhkan kain, pewarna, dan benang.
5. Direct Labor Cost
Biaya yang dikeluarkan untuk upah para pekerja yang menghasilkan barang-barang.
6.Overhead Cost
Biaya yang digunakan untuk mendukung proses manufaktur seperti sewa tempat, biaya listrik, sewa dan perbaikan mesin.
Hubungan Manufaktur & Teknologi
Lalu apa kaitannya manufaktur dan peran teknologi? Berikut penjelasan lebih lengkap terkait hal tersebut.
1. Manufacturing Process Management
Proses manufaktur yang efisien akan terjadi karena suatu industri mulai melek dengan teknologi dengan maksud memanfaatkan kepraktisan dan kemudahan dalam prosesnya. Hadirnya Manufacturing Process Management yang merupakan program pemanfaatan metode dan teknologi dalam kemudahan proses manufaktur.
Program ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan suatu perusahaan atau industri dalam menghasilkan barang-barang produksi secara cepat dan efektifi dengan sistem-sistem yang terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Berikut penjelasannya:
2. Computer Aided Manufacturing
Sebuah software komputer yang digunakan untuk mengontrol operasi produksi barang meliputi mesin, alat, transportasi bahan, hingga tempat penyimpanan.
3. Computer Aided Quality Assurence
Demi menghindari kesalahan-kesalahan teknis yang dilakukan pihak produsen atau supplier seperti cacat produk, kesalahan jumlah produksi, dan pengiriman yang tidak sesuai jadwal, akan teratasi dengan software ini.
4. Enterprise Resource Planning
Kedua program tadi akan sempurna jika ditambahkan dengan software ERP yang mewadahi hal-hal tersebut. ERP pada suatu perusahaan akan menangani operasional perusahaan meliputi Human Resource, Akuntansi, Sales, Customer Relationship Management, dan proses manufaktur.
Proses manufaktur dan peran teknologi akan berkesinambungan dalam hal pemenuhan kebutuhan. Menggabungkan metode-metode yang efektif dengan kecanggihan teknologi akan memberikan dampak besar khususnya dari segi positif. Bisa dibayangkan jika proses manufaktur satu barang biasa dilakukan berjam-jam, dengan penggabungan teknologi ini dapat selesai dalam hitungan menit.
Karena itulah Anda membutuhkan teknologi seperti Jurnal, salah satu software akuntansi online yang dapat membantu Anda dalam menjalankan kegiatan bisnis manufaktur dengan lebih mudah dan cepat.
Dengan Jurnal, Anda bisa mengelola dan memonitor seluruh perjalanan produk, mulai dari bahan mentah, setengah jadi, hingga menjadi bahan jadi yang siap dijual. Daftar Jurnal sekarang dan dapatkan free trial 14 hari!. [KM-03]















