Bank Indonesia Fokuskan Lima Aspek di Tahun 2017

Upacara serah terima jabatan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, dari pejabat lama Difi A. Johansyah kepada pejabat baru Arief Budi Santoso, Jumat (20/1/2017).

MEDAN, KabarMedan.com | Bank Indonesia akan memfokuskan lima aspek di setiap kantor perwakilan khususnya Sumatera Utara di tahun 2017 ini. Hal ini dilakukan untuk mendorong perekonomian daerah, khususnya Sumatera Utara agar lebih baik lagi.

“Lima aspek itu pertama adalah bagaimana BI dengan Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di daerah mengendalikan inflasi,” kata Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Arief Budi Santoso, disela upacara serah terima jabatan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Jumat (20/1/2017).

Arief menambahkan, tingkat daya beli dapat terjangkau oleh masyarakat karena keterjangkauan harga, karena ini merupakan salah satu kunci utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini dilakukan dengan berbagai kegiatan bekerjasama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),” ujarnya.

Kedua adalah bagaimana BI memperkuat pengembangan cluster ekonomi dan UMKM di Sumut, termasuk mendukung untuk mengendalikan harga harga pangan, termasuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Ketiga, BI akan membuat kajian ekonomi dan keuangan regional dengan isinya bagaimana melakukan suatu assesmen dan bagaimana melakukan kebijakan, apa yang diperlukan di tiap daerah,” ungkapnya.

Keempat adalah bagaimana BI mendukung dan mendorong peran sektor khususnya peran perbankan untuk kegiatan ekonomi.

“Penyaluran kredit dan bagaimana penurunan suku bunga, termasuk juga kredit kepada UMKM. Ini yang kita sebut peran Bank Indonesia dalam kebijakan makro,” jelasnya.

Kelima adalah bagaimana BI memperkuat sistem pembayaran, yaitu kecukupan uang yang beredar.

Lebih lanjut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumut aktif sebagai strategic partner dalam mendorong pengembangan ekonomi dan mengawal inflasi.

Pada periode kepemimpinan Difi A. Johansyah, Sumatera Utara meraih beberapa penghargaan dalam upaya pengendalian inflasi daerah.

“Salah satunya menjadi Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) Provinsi terbaik, dan TPID Kota terinovatif tahun 2015,” sebutnya.

Dirinya berharap, dengan kepemimpinan yang baru akan membawa semangat baru, sehingga kiprah Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dapat semakin dirasakan. [KM-03]